Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky secara simbolis memberikan santunan pada penerima manfaat. (Ist)
TUBAN, BANGSAONLINE.com – Pemerintah Kabupaten Tuban melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tuban memberikan santunan kepada 2.000 anak yatim dan duafa.
Santunan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemkab Tuban meningkatkan kepedulian sosial dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menandai peresmian gedung Baznas Tuban. Santunan anak yatim dan duafa ini telah rutin digelar setiap tahun tahun 2021.
BACA JUGA:
- Kerugian Akibat Kebakaran Pasar Baru Tuban Capai Miliaran Rupiah, Bupati Lindra Siapkan Revitalisasi
- Mangkrak Sejak 2021 Karena Tak Sesuai Standar MA, Nasib Gedung Baru PN Tuban Belum Jelas
- Antisipasi Lonjakan Harga, Pemkab Tuban Perketat Pengawasan Bahan Pokok
- Pemkab Tuban Siapkan Rekrutmen Berbasi Talenta untuk Isi 8 Kursi OPD yang Masih Kosong
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, dalam keterangan persnya menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung penguatan tata kelola zakat di Tuban. Mulai dari Pemprov Jatim, Baznas RI, Baznas Jatim hingga Tuban.
Dukungan tersebut dinilai berperan penting dalam meningkatkan profesionalitas, transparansi, dan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat di daerah.
Mas Lindra, sapaan Bupati Tuban menerangkan santunan kepada 2.000 anak yatim bukan sekadar angka. Bantuan yang diserahkan menjadi gambaran ribuan harapan dan masa depan generasi yang harus dijaga bersama. Dana yang disalurkan berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat serta para muzaki yang mempercayakan amanahnya melalui Baznas Tuban.
“Kami berpesan kepada adik-adik semua agar terus belajar dan meraih cita-cita setinggi mungkin,” ungkap Mas Lindra, Rabu (11/3/2026).
Di Tuban, lanjut Mas Lindra, berbagai program Baznas telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Di bidang pendidikan, zakat membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui beasiswa dan bantuan pendidikan. Di bidang kesehatan, zakat meringankan beban masyarakat melalui bantuan pengobatan. Zakat juga hadir dalam program sosial kemanusiaan, bantuan bencana, serta pemberdayaan ekonomi melalui bantuan modal usaha bagi UMKM dan keluarga duafa.
“Program-program tersebut sejalan dengan agenda pemerintah daerah dalam menekan kemiskinan dan memperluas akses kesejahteraan,” katanya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




