Wakil Bupati Tuban Joko Sarwono bersama Dandim 0811 dan jajaran forkopimda saat menyerahkan mobil truk operasional KDKMP di Tuban.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 42 unit truk operasional untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) resmi diserahkan kepada para Kepala Desa di Lapangan Makodim 0811 Tuban, Rabu (25/3/2026).
Penyerahan armada jenis Mitsubishi Canter FE 74 HDS N berwarna putih tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono, didampingi Dandim 0811 Tuban, Letkol Inf. Galih Sakti Pramudyo, serta jajaran Forkopimda lainnya.
Wabup Joko Sarwono menegaskan bahwa bantuan alat transportasi ini merupakan stimulus untuk menggerakkan ekonomi lokal melalui usaha riil. Namun, ia mengingatkan bahwa kepemilikan aset harus dibarengi dengan manajemen yang kuat.
"Hadirnya operasional ini harus mementingkan kesiapan manajemen yang berjalan penuh. Sebab, koperasi tidak cukup hanya memiliki aset, tetapi harus ditopang tata kelola yang tertib. Seluruh kegiatan koperasi harus didasari administrasi dan pengelolaan keuangan yang baik," papar Joko Sarwono.
Wabup meminta pengurus KDKMP segera menyusun perencanaan bisnis yang jelas demi keberlanjutan usaha dan pertumbuhan ekonomi kreatif di desa. Ia juga mewanti-wanti soal akuntabilitas pencatatan aset agar tidak memicu persoalan hukum di kemudian hari.
"Aspek akuntabilitas juga menjadi perhatian. Pencatatan aset harus dilakukan secara tertib, terutama aset yang dimiliki bersama antara koperasi dan pemerintah desa. Hal ini diperlukan untuk menjaga transparansi sekaligus meminimalkan potensi persoalan," bebernya.
Sementara itu, Dandim 0811 Tuban, Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo, menjelaskan bahwa 42 unit yang diserahkan ini merupakan bagian dari total 328 unit yang direncanakan. Koperasi yang menerima bantuan tahap ini adalah mereka yang dinilai paling siap secara operasional.
Dalam prosesi serah terima, setiap kepala desa didampingi oleh danramil dan babinsa masing-masing untuk memastikan pengawasan melekat hingga tingkat terbawah.
"Kami akan tetap mengawal bersama Pemda. Termasuk Pemda akan melakukan pendampingan mulai dari administrasi hingga pelaksanaan usaha agar core business KDKMP berjalan sesuai rencana," tegas Galih.
Apresiasi datang dari para penerima manfaat, salah satunya Kepala Desa Simo, Kecamatan Soko, M. Sukur. Ia menilai program ini selaras dengan visi Pemkab Tuban, yakni "Bangun Deso Noto Kutho".
"Program ini memberi harapan baru bagi desa dalam menggerakkan ekonomi. Jika ekonomi desa tumbuh, dampaknya akan terasa hingga tingkat daerah dan nasional," pungkasnya. (wan/rev)

























