Rabu, 21 Agustus 2019 06:31

26 Ribu Butir Pil Koplo Diamankan dari Dua Pengedar di Kota Blitar

Senin, 14 Januari 2019 15:19 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Akina Nur Alana
26 Ribu Butir Pil Koplo Diamankan dari Dua Pengedar di Kota Blitar
Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar memamerkan tangkapannya di Mapolres setempat.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Dua pengedar dobel L dibekuk Sat Narkoba Polres Blitar Kota. Dari kedua tersangka, petugas mengamankan barang bukti 25.650 pil dobel L. Puluhan ribu pil dobel L itu dikemas dalam 27 plastik yang masing-masing berisi 950 butir dobel L.

Kedua pelaku di antaranya, Wahyu Setiadi alias Kancil (24) dan Farid Yuda Kristanto (29). Keduanya warga Jalan Melati, Kelurahan Kepanjen Kidul, Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar.

Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar mengungkapkan, penangkapan terhadap kedua tersangka berawal dari informasi masyarakat jika di rumah kos Jalan Nias Kota Blitar sering dijadikan tempat transaksi pil koplo.

Atas dasar informasi ini anggota Sat Narkoba Polres Blitar Kota melakukan penyelidikan. Hingga berhasil membekuk kedua pengedar.

"Penangkapan terhadap kedua tersangka diawali setelah adanya informasi dari masyarakat jika di sebuah rumah kos di Jalan Nias Kota Blitar sering dijadikan transaksi pil dobel L. Kemudian kami telusuri dan benar saja tersangka atas nama Wahyu akan melakukan transaksi dengan pembeli. Ada sekitar 500 butir dobel L yang diamankan dari tersangka Wahyu," ungkap Kapolres, Senin (14/1/2019).

Dari penangkapan ini, diketahui Wahyu mendapatkan pil dobel L dari tersangka lain bernama Farid. Dari tersangka Farid inilah petugas mendapatkan barang bukti 26.650 ribu pil dobel L.

"Mereka merupakan satu jaringan. Wahyu mendapatkan barang dari Farid, sedangkan Farid mengaku mendapatkan barang dari seseorang yang ada di Malang yang saat ini juga sudah diamankan Polres Malang Kabupaten," jelasnya.

Kedua pelaku diancam dengan undang-undang kesehatan nomer 36 tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (ina/dur)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...