Senin, 21 Januari 2019 20:01

​Bedah Buku Islam Nusantara, Bupati Tuban: Ini Sistem Islam yang Paling Pas di Indonesia

Kamis, 10 Januari 2019 18:08 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
​Bedah Buku Islam Nusantara, Bupati Tuban: Ini Sistem Islam yang Paling Pas di Indonesia
Bupati Tuban H. Fathul Huda membuka langsung bedah buku Islam Nusantara dalam peringatan Harlah Madrasah Aliyah (MA) Manbail Futu ke-39.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Bupati Tuban H. Fathul Huda membuka langsung bedah buku Islam Nusantara dalam peringatan Harlah Madrasah Aliyah (MA) Manbail Futu ke-39 di Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Kamis (10/1).

Menurut Fathul Huda, Islam Nusantara merupakan sistem yang sangat pas untuk diterapkan di Indonesia. "Namun, subtansinya masih banyak yang belum paham sehingga perlu duduk bersama dan mendiskusikan secara mendalam supaya memperoleh pemahaman yang tepat," ujar Bupati usai membuka acara bedah buku tersebut.

Ia menjelakan bahwa Islam Nusantara cocok diterapkan di Indonesia karena sistem dakwahnya tidak menghilangkan budaya yang telah ada di masyarakat.

"Yang lain, saat ada budaya masyarakat yang menyimpang dengan agama, maka akan dihapus sehingga mengalami benturan yang luar biasa di kalangan masyarakat. Namun Islam Nusantara ini tetap merangkul kebudayaan, budaya akan tetap, namun bernuansa islami," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah MA Manbail Futu, M. Arifuddin menjelaskan tujuan digelarnya bedah buku tersebut, supaya masyarakat dan warga nahdliyyin benar-benar paham makna Islam Busantara. 

"Islam itu banyak, ada islam radikal dan islam liberal, tapi NU mencoba membuat desain istilah islam nusantara untuk dapat diterapkan di negara ini yang multikultural," katanya.

"Islam Nusantara ini untuk membentengi para santri agar tidak mudah terpengaruh dengan aliran-aliran radikal maupul liberal. Semoga mereka paham betul dan bisa mengaplikasikan Islam nusantara ini ke dalam kehidupan sehari-hari dan mampu menyampaikan kepada masyarakat saat sudah tamat sekolah," imbuhnya.

Sebatas diketahui, selain untuk pertama kalinya dilakukan, bedah buku ini juga menggandeng Pengurus Wilayah Lembaga Batsul Masail Nahdlatul Ulama (PW LBM NU) Jawa Timur, serta diikuti sebanyak 350 peserta dari akademisi, Pengurus NU Tuban, para siswa, dengan narasumber KH. Mujab Masyhudi, Ustad Muntaha dan KH. Najib Buchory. (gun/ian)

Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Rabu, 16 Januari 2019 09:58 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*17 JANUARI 2019 diagendakan pagelaran akbar berdemokrasi yang konon dinanti banyak orang. Konon saja mengingat situasinya sudah dipahami oleh khalayak mengenai materi yang diperbincangkan, bukan yang diperdebatkan. Inilah pe...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...