Senin, 25 Mei 2020 11:27

​Bedah Buku Islam Nusantara, Bupati Tuban: Ini Sistem Islam yang Paling Pas di Indonesia

Kamis, 10 Januari 2019 18:08 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
​Bedah Buku Islam Nusantara, Bupati Tuban: Ini Sistem Islam yang Paling Pas di Indonesia
Bupati Tuban H. Fathul Huda membuka langsung bedah buku Islam Nusantara dalam peringatan Harlah Madrasah Aliyah (MA) Manbail Futu ke-39.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Bupati Tuban H. Fathul Huda membuka langsung bedah buku Islam Nusantara dalam peringatan Harlah Madrasah Aliyah (MA) Manbail Futu ke-39 di Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Kamis (10/1).

Menurut Fathul Huda, Islam Nusantara merupakan sistem yang sangat pas untuk diterapkan di Indonesia. "Namun, subtansinya masih banyak yang belum paham sehingga perlu duduk bersama dan mendiskusikan secara mendalam supaya memperoleh pemahaman yang tepat," ujar Bupati usai membuka acara bedah buku tersebut.

Ia menjelakan bahwa Islam Nusantara cocok diterapkan di Indonesia karena sistem dakwahnya tidak menghilangkan budaya yang telah ada di masyarakat.

"Yang lain, saat ada budaya masyarakat yang menyimpang dengan agama, maka akan dihapus sehingga mengalami benturan yang luar biasa di kalangan masyarakat. Namun Islam Nusantara ini tetap merangkul kebudayaan, budaya akan tetap, namun bernuansa islami," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah MA Manbail Futu, M. Arifuddin menjelaskan tujuan digelarnya bedah buku tersebut, supaya masyarakat dan warga nahdliyyin benar-benar paham makna Islam Busantara. 

"Islam itu banyak, ada islam radikal dan islam liberal, tapi NU mencoba membuat desain istilah islam nusantara untuk dapat diterapkan di negara ini yang multikultural," katanya.

"Islam Nusantara ini untuk membentengi para santri agar tidak mudah terpengaruh dengan aliran-aliran radikal maupul liberal. Semoga mereka paham betul dan bisa mengaplikasikan Islam nusantara ini ke dalam kehidupan sehari-hari dan mampu menyampaikan kepada masyarakat saat sudah tamat sekolah," imbuhnya.

Sebatas diketahui, selain untuk pertama kalinya dilakukan, bedah buku ini juga menggandeng Pengurus Wilayah Lembaga Batsul Masail Nahdlatul Ulama (PW LBM NU) Jawa Timur, serta diikuti sebanyak 350 peserta dari akademisi, Pengurus NU Tuban, para siswa, dengan narasumber KH. Mujab Masyhudi, Ustad Muntaha dan KH. Najib Buchory. (gun/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Sabtu, 23 Mei 2020 23:28 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*21. Unzhur kayfa fadhdhalnaa ba’dhahum ‘alaa ba’dhin walal-aakhiratu akbaru darajaatin wa-akbaru tafdhiilaanPerhatikanlah bagaimana Kami melebihkan sebagian mereka atas sebagian (yang lain). Dan kehidupan ...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...