Senin, 21 Oktober 2019 06:19

Sampaikan Curhatan Perawat Ponkesdes, Komisi D DPRD Sidoarjo Sambangi Dinkes Jatim

Selasa, 08 Januari 2019 21:25 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Mustain
Sampaikan Curhatan Perawat Ponkesdes, Komisi D DPRD Sidoarjo Sambangi Dinkes Jatim
KONSULTASI: Komisi D DPRD Sidoarjo mendampingi perawat Ponkesdes menyampaikan aspirasi ke Dinkes Jatim, Selasa (8/1). foto: ist

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Komisi D DPRD Sidoarjo berkunjung ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim, Selasa (8/1). Mereka menyampaikan keluhan para perawat Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes) se-Sidoarjo.

Selain belum memiliki nomor register pegawai tidak tetap (NRPTT), para perawat yang bertugas di 125 Ponkesdes ini mengeluhkan soal honor. “Honornya masih kurang,” cetus Wakil Ketua Komisi D, Ali Maskuri.

Menurut Ali, saat ini para perawat Ponkesdes menerima honor dari Provinsi Jatim dan Pemkab Sidoarjo. Dari provinsi, perbulan tiap perawat menerima honor Rp 1.450.000. sedangkan dari pemkab, Rp 860 Ribu.

Dalam pertemuan dengan Dinkes Jatim, rombongan Komisi D yang dipimpin Ketua Komisi D, H Usman ini, mendapatkan sejumlah penjelasan. Soal NRPTT, wewenang Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kabupaten setempat.

Terkait ini, Ali menyebut komisinya meminta pemkab bisa menerbitkan NRPTT. Sebab penjelasan Dinkes Jatim, sejumlah kabupaten telah menertibkan NRPTT bagi perawat Ponkesdes. “Misalnya Tulungagung dan Probolinggo,” tandasnya.

Soal honor, pihaknya berharap besaran honor yang dari kabupaten, sama dengan honor yang diberikan Jatim. “Namun ini masih terbentur Perbup Sidoarjo. Sebab honor dokter PTT masih Rp 2,4 juta/bulan,” beber Ali.

Selain dua masalah tersebut, para perawat Ponkesdes yang mengadu lewat surat resmi kepada DPRD Sidoarjo, pada Desember lalu itu, juga berharap mereka mendapatkan cuti sesuai aturan.

Politikus NasDem ini pun berharap, pasca konsultasi dengan Dinkes Jatim, ada pembahasan lanjut mengenai nasib para perawat Ponkesdes ini. “Peran mereka sangat penting untuk pelayanan kesehatan di desa,” tegasnya. (sta/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...