PAD Diproyeksikan Turun, Fraksi Gerindra Sidoarjo Minta TPP Dipangkas 50 Persen untuk Pembangunan

PAD Diproyeksikan Turun, Fraksi Gerindra Sidoarjo Minta TPP Dipangkas 50 Persen untuk Pembangunan Achmad Muzayin Syafrial, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sidoarjo. Foto: Ist.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Fraksi Gerindra DPRD Sidoarjo menyoroti rencana penurunan pendapatan asli daerah (PAD) yang memicu pemangkasan belanja modal Sidoarjo untuk tahun 2026.

Ketua Fraksi Gerindra yang juga Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo, Achmad Muzayin Syafrial, mendesak pemkab setempat mengambil langkah ekstrem namun logis, yakni pemotongan tambahan penghasilan pegawai (TPP) sebesar 50 persen.

"Opsi ini adalah bentuk tanggung jawab fiskal demi menambal defisit anggaran pembangunan yang secara langsung mengancam kebutuhan dasar warga Sidoarjo," cetusnya dalam keterangan tertulis kepada BANGSAONLINE.com, Sabtu (11/10/2025).

Sorotan ini bermula dari penurunan rasio pendapatan pajak daerah tahun 2026 yang dibandingkan dengan rasio pendapatan pajak tahun 2025.

Di sisi lain, belanja modal pada tahun anggaran 2026 dialokasikan "anjlok tajam" dari Rp790 miliar pada tahun 2025 menjadi hanya Rp582 miliar pada tahun 2026.

"Pemangkasan ini menghilangkan sekitar Rp208 miliar dana pembangunan. Dana ini seharusnya dialokasikan untuk proyek krusial seperti perbaikan jalan dan irigasi. Apalagi kita di daerah harus support pemerintah pusat yang lagi menggalakkan agenda ketahanan pangan," tandasnya.

Ditegaskannya, keputusan memangkas belanja modal justru melawan semangat Permendagri yang menuntut efektivitas pelayanan publik.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO