Senin, 25 Maret 2019 09:31

Kasus Prostitusi Online di Bojonegoro Dibongkar Polisi, Belasan Wanita Diperjualbelikan

Selasa, 08 Januari 2019 15:07 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Eky Nurhadi
Kasus Prostitusi Online di Bojonegoro Dibongkar Polisi, Belasan Wanita Diperjualbelikan
Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli menunjukkan daftar perempuan di bawah naungan mucikari Yuliatin. foto: EKY NURHADI/ BANGSAONLINE

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Prostitusi online juga merambah ke daerah-daerah, salah satunya Bojonegoro. Setelah publik beberapa hari kemarin digemparkan dengan penangkapan dua orang artis nasional oleh Subdit V Cyber Krimsus Polda Jawa Timur, jajaran Kepolisian Resort Bojonegoro juga berhasil mengungkap kasus prostitusi online.

Polisi mengamankan seorang perempuan paruh baya bernama Yuliatin (45), warga Kelurahan Tanjungharjo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Dia merupakan mucikari dalam kasus prostitusi online tersebut.

Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli dalam pers rilisnya mengatakan kasus prostitusi online diungkap oleh anggota Satreskrim pada Senin malam kemarin, (7/1/19). Kata Kapolres, Yuliatin alias Yuli telah memperdagangkan atau menjual wanita untuk dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial (PSK) melalui media elektronik berupa aplikasi WhatsApp.

"Iya, jadi berawal dari laporan masyarakat tentang banyaknya transaksi prostitusi online melalui media sosial, kemudian tim kami menyelidiki dan berhasil mengungkap kasus ini," ujar Kapolres Selasa siang, (8/1/19).

Yuli diciduk polisi di hotel Olympic Jalan Veteran Bojonegoro. Saat itu Yuli sedang mengantarkan perempuan berinisial YN (32), untuk dipertemukan dengan pria hidung belang berinisial BG yang memesan YN.

"Saat itulah tersangka kita amankan dan kita bawa ka Mapolres bersama YN untuk dilakukan pemeriksaan," paparnya.

BG membeli YN untuk kencan shortime melalui mucikari Yuli seharga Rp.700.000. Dari transaksi itu Yuli mendapat uang sebanyak Rp 200.000 atau 30 persen dari harga per perempuan yang disediakan.

Kata Kapolres, Yuli selama ini menyediakan belasan wanita untuk dijajakan kepada lelaki hidung belang. Tarifnya pun bervariasi, mulai Rp 500.000 hingga Rp 2 juta per kencan. "Perempuan yang dijual umurnya rata-rata 20 tahun hingga 25 tahun. Mereka rata-rata dari Kabupaten Bojonegoro," terangnya. (nur/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...