Jokowi saat kunjungan ke Blitar dalam rangka penyerahan sertipikat. foto: AKINA/ BANGSAONLINE
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Calon Presiden nomer urut 01 Joko Widodo menanggapi wacana tes baca Alquran untuk peserta Pilpres 2019.
Menurut Jokowi, tes maupun debat dalam bentuk apapun merupakan kewenangan KPU sebagai penyelenggara. Termasuk tes baca Alquran yang pertama kali datang dari Dewan Ikatan Dai Aceh.
BACA JUGA:
- Roy Suryo dan Rismon Sianipar Tersangka Kasus Ijazah Jokowi, Polisi Ungkap Dua Klaster
- KPK Dianggap Tak Masuk Akal, Mahfud MD: Jika Mau Selidiki Dugaan Mark up Whoosh Tak Perlu Laporan
- DPD PSI Gresik Klaim Sejumlah Kader Partai Siap Bergabung
- Wow! Jokowi Targetkan PSI Raih 30 Kursi DPR, Butuh Dana Rp 2,5 Triliun
Hal ini diungkapkan Jokowi saat kunjunganya ke Kabupaten Blitar. "Saya kan hanya peserta, Pilpres yang ngatur semua KPU. KPU mau seperti apa ya terserah KPU sebagai penyelenggara," ungkap Jokowi usai menyerahkan sertipikat kepada 2.500 warga di Pendoo Sasana Adi Praja, Kanigoro, Blitar, Kamis (3/1/2019).
Saat ditanya kembali apakah Jokowi siap jika KPU mengizinkan, lagi-lagi Calon Presiden nomer urut 01 ini kembali menjawab dengan jawaban singkat. "Terserah KPU," ungkap Jokowi.
Undangan tes baca Alquran itu sebelumnya datang dari Dewan Ikatan Dai Aceh. Kedua pasangan capres-cawapres diundang untuk ikut tes baca Alquran demi mengakhiri polemik soal keislaman para calon.
Rencananya, tes membaca Alquran dilaksanakan di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada 15 Januari 2019. (ina/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




