Rabu, 12 Agustus 2020 10:36

Pelaku Pencurian di Jombang Bukan Babi Ngepet, Kades: Remaja Bercelana Pendek

Kamis, 03 Januari 2019 14:13 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Rony Suhartomo
Pelaku Pencurian di Jombang Bukan Babi Ngepet, Kades: Remaja Bercelana Pendek
Gapura masuk di Perumahan Griya Asri Tambakrejo.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Belasan rumah warga di Desa Tambakrejo dan Plosogeneng, Kecamatan/Kabupaten Jombang beberapa hari terakhir dibobol pencuri. Pelaku mencuri uang para pemilik rumah hingga puluhan juta rupiah. Isu babi ngepet sebagai pelaku pencurian pun berhembus.

Banyaknya rumah warga yang dibobol pencuri dibenarkan Kepala Desa Tambakrejo Moehadi. Menurut Moehadi, rumah warga di Perumahan Tambakrejo Asri dan Astapada Indah 1 yang disatroni pencuri mencapai 15 rumah warga.

"Yang menjadi sasaran setahu saya Tambakrejo Asri dan Astapada 1. Astapada 2 dan 3 ada, tapi ikut Desa Plosogeneng. Sesuai laporan RW, yang kehilangan 5 orang, katanya sekarang bertambah sampai 15 orang," kata Moehadi kepada wartawan di kantornya, Kamis (3/12/2019).

Informasi tersebut, lanjut Moehadi, dia dapatkan berdasarkan laporan Ketua RW Perumahan Tambakrejo Asri. Sementara para korban belum ada satu pun yang mengadu kepada dirinya. Aksi pencurian beruntun selama 15 hari terakhir itu, menurut dia mengakibatkan para korban kehilangan uang tunai dalam jumlah lumayan besar.

"Yang dicuri uang, ada yang Rp 2,5 juta, ada yang Rp 5, dan Rp 25 juta," ungkapnya.

Terkait isu babi ngepet yang menjadi pelaku rentetan pencurian tersebut, Moehadi belum bisa memastikannya. Menurut dia, isu babi ngepet mencuat baru-baru ini setelah maraknya aksi pencurian di kampungnya. Sementara keterangan sejumlah saksi menyebut pelaku merupakan manusia biasa.

"Yang mencuri anak kecil pakai celana pendek, tapi setelah ketahuan orang lari, bisa menghilang," terangnya.

Moehadi mengakui maraknya aksi pencurian di kampungnya belum dilaporkan ke polisi. Hanya saja warganya berharap akses keluar masuk ke perumahan diperketat lantaran selama ini tak ada pintu gerbang maupun satpam yang berjaga.

Selain menambah pengamanan di perumahan, kini warganya juga mendesak agar sosok pencuri segera diungkap. "Warga maunya dicari apa yang terjadi. Orang mencuri kan kadang-kadang pintunya berubah, jendela berubah, itu sama sekali tidak berubah, jadi utuh," tandasnya

Sementara Ketua RW Perumahan Tambakrejo Asri Umar Said mengatakan rentetan aksi pencurian ini meresahkan warga lantaran hingga kini pelakunya belum ditangkap.

"Karena belum ditemukan pelakunya, banyak asumsi yang berkembang, sampai dibahasakan babi ngepet. Di tempat kami belum ditemukan bukti babi ngepet," kata Umar kepada wartawan di rumahnya, Kamis (3/12/2019).

Umar menjelaskan sebagian besar rumah warga yang disatroni pencuri adalah rumah berlantai dua. Pelaku masuk melalui lantai dua rumah yang mayoritas pintunya tidak dikunci lantaran penghuninya merasa sudah aman.

Menurut dia, sejauh ini lebih dari 10 rumah warganya yang disatroni pencuri. Dari jumlah itu, yang kehilangan uang kurang dari 10 warga. Nilainya mulai dari Rp 500 ribu hingga puluhan juta rupiah dengan total kerugian lebih dari Rp 100 juta.

"Keanehannya, pencurinya tahu rumah yang disatroni pas yang punya uang, tapi ada juga rumah tak punya uang disatroni, ketahuan, lalu pelakunya kabur," ujar Umar.

Berdasarkan keterangan 2 warganya, lanjut Umar, pelaku bukan lah babi ngepet seperti isu yang akhir-akhir ini berhembus. Kedua saksi memergoki pelaku saat akan masuk ke dalam rumah.

"Pencuri yang diketahui warga adalah remaja berusia sekitar 20 tahunan, sendirian, hanya pakai celana pendek dan membawa tas. Pelaku sudah masuk rumah di lantai dua ketahuan ibu-ibu. Pelaku kabur lewat pintu tak dikunci lalu lompat ke genteng-genteng warga dan hilang. Kejadian kedua ketahuan sebelum masuk rumah, di depan pagar rumah sekitar jam setengah 3, kemudian kabur bisa melompat pagar pembatas RT (ketinggian pagar sekitar 2 meter)," terangnya.

Umar menuturkan, remaja tersebut juga bukan makhluk gaib yang bisa menembus tembok rumah. Pasalnya, di salah satu rumah warga ditemukan bukti jendela yang sempat dirusak pelaku sebagai jalan masuk ke dalam rumah.

"Ada bukti pengrusakan jendela untuk masuk, ditemukan linggis kecil yang ketinggalan," tandasnya.

Maraknya pencurian di Desa Tambakrejo dan Plosogeneng telah direspons Polres Jombang. Menurut Umar, polisi membantu memperketat penjagaan di lingkungan perumahan yang kerap disatroni pencuri.

"Pihak Polres Jombang sudah melakukan penguatan tambahan keamanan, penjagaan malam hari. Warga kami juga mulai banyak melakukan penjagaan, sifatnya antisipatif," tandasnya. (ony/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...