Selasa, 17 September 2019 08:23

​Lagi, Seorang Kakek Diduga Depresi Nekat Gantung Diri di Ngawi

Selasa, 18 Desember 2018 18:52 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Zainal Abidin
​Lagi, Seorang Kakek Diduga Depresi Nekat Gantung Diri di Ngawi
Jenazah korban saat disemayamkan di rumah duka.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Seperti tak henti-hentinya kasus gantung diri melanda Kabupaten Ngawi. Lagi-lagi, Ngawi dihebohkan dengan korban yang mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri. 

Seperti yang terjadi pada Selasa (18/12/2018) sekitar pukul 06.30 WIB di Desa Wonorejo, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi. Ditemukan seorang kakek yang tewas dengan kondisi gantung diri di atas dahan pohon jati.

Peristiwa itu berawal dari Parmi (istri korban) bangun tidur, namun ia sudah tidak melihat Wirkadi (80) di tempat tidurnya. Saat itu Parmi berusaha mencari keberadaan suaminya di sekitar rumah. Karena tidak menemukan, akhirnya sang istri meminta bantuan kepada Saimun (adik korban) untuk mencari suaminya.

Dan ternyata Saimun mendapati kabar bahwa saudaranya telah meninggal dengan keadaan gantung diri di pohon jati depan rumah korban. Sebelumnya, Saimun sempat memberitahukan pada istri korban bahwa tali jemuran yang di belakang rumah tidak ada.

Ternyata tali jemuran tersebut dibuat sebagai alat untuk gantung diri di pohon jati milik Warsito tetangga korban.

Selanjutnya petugas dari Polsek Kedunggalar bersama petugas Puskesmas Kedunggalar mendatangi tempat korban mengakhiri hidupnya.

"Kita menerima laporan dari warga bahwa ada orang meninggal dengan cara gantung diri. Setelah diperiksa, bersama petugas kesehatan memang korban dinyatakan meninggal karena bunuh diri," jelas Kapolsek Kedunggalar AKP Sukisman kepada BANGSAONLINE.com.

Kenekatan korban mengakhiri hidupnya dengan gantung diri tersebut diduga karena depresi mengidap penyakit darah tinggi yang tidak kunjung sembuh.

"Menurut keterangan dari keluarganya, korban nekat bunuh diri disebabkan menderita penyakit darah tinggi yang tidak kunjung sembuh," pungkas Sukisman. (nal/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...