Senin, 18 Maret 2019 23:48

​Lagi, Seorang Kakek Diduga Depresi Nekat Gantung Diri di Ngawi

Selasa, 18 Desember 2018 18:52 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Zainal Abidin
​Lagi, Seorang Kakek Diduga Depresi Nekat Gantung Diri di Ngawi
Jenazah korban saat disemayamkan di rumah duka.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Seperti tak henti-hentinya kasus gantung diri melanda Kabupaten Ngawi. Lagi-lagi, Ngawi dihebohkan dengan korban yang mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri. 

Seperti yang terjadi pada Selasa (18/12/2018) sekitar pukul 06.30 WIB di Desa Wonorejo, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi. Ditemukan seorang kakek yang tewas dengan kondisi gantung diri di atas dahan pohon jati.

Peristiwa itu berawal dari Parmi (istri korban) bangun tidur, namun ia sudah tidak melihat Wirkadi (80) di tempat tidurnya. Saat itu Parmi berusaha mencari keberadaan suaminya di sekitar rumah. Karena tidak menemukan, akhirnya sang istri meminta bantuan kepada Saimun (adik korban) untuk mencari suaminya.

Dan ternyata Saimun mendapati kabar bahwa saudaranya telah meninggal dengan keadaan gantung diri di pohon jati depan rumah korban. Sebelumnya, Saimun sempat memberitahukan pada istri korban bahwa tali jemuran yang di belakang rumah tidak ada.

Ternyata tali jemuran tersebut dibuat sebagai alat untuk gantung diri di pohon jati milik Warsito tetangga korban.

Selanjutnya petugas dari Polsek Kedunggalar bersama petugas Puskesmas Kedunggalar mendatangi tempat korban mengakhiri hidupnya.

"Kita menerima laporan dari warga bahwa ada orang meninggal dengan cara gantung diri. Setelah diperiksa, bersama petugas kesehatan memang korban dinyatakan meninggal karena bunuh diri," jelas Kapolsek Kedunggalar AKP Sukisman kepada BANGSAONLINE.com.

Kenekatan korban mengakhiri hidupnya dengan gantung diri tersebut diduga karena depresi mengidap penyakit darah tinggi yang tidak kunjung sembuh.

"Menurut keterangan dari keluarganya, korban nekat bunuh diri disebabkan menderita penyakit darah tinggi yang tidak kunjung sembuh," pungkas Sukisman. (nal/ian)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
Suparto Wijoyo
Rabu, 13 Maret 2019 10:54 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*HARI ini, 13 Maret 2019 ada agenda batas waktu Fraksi-fraksi di DPRD Provinsi Jawa Timur untuk memberikan pendapatnya kepada Pimpinan Dewan berkenaan dengan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pro...
Minggu, 17 Maret 2019 23:15 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag28. Wa-immaa tu’ridhanna ‘anhumu ibtighaa-a rahmatin min rabbika tarjuuhaa faqul lahum qawlan maysuuraanDan jika engkau berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang engkau harapkan, maka kat...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...