Rabu, 19 Juni 2019 12:51

Bupati Pacitan Launching Lik In

Sabtu, 10 November 2018 11:16 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Yuiardi Sutondo
Bupati Pacitan Launching Lik In
Penekanan tombol sirine sebagai tanda launching aplikasi Lik In di Pacitan.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Guna meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan, Pemkab Pacitan melaunching Sistem Pengelolaan Perencanaan Penganggaran, Penatausahaan Keuangan dan Aset Daerah Terintegrasi (Lik In), Jumat (9/11).

"Salah satu tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan efisiensi dan aktivitas penyelenggara pemerintahan," kata Rachmad Dwiyanto, Kepala Dinas Kominfo.

Lik In adalah aplikasi yang mengintegrasikan proses perencanaan, penganggaran, dan penatausahaan aset daerah. Program ini dibangun dengan kerja sama antara Pemkab Pacitan dengan Tartec (Bandung) dan Universitas Negeri Semarang.

"Ini sebagai tindak lanjut dari rencana aksi yang telah disetujui KPK bersama Bupati Pacitan pada 8 April 2017 lalu," beber Rachmad.

Menurut dia, selama ini sudah ada tiga lembaga yang menggunakan aplikasi tersebut. Di antaranya Unnes (Universitas Negeri Semarang) sebagai pihak yang mengarahkan dan mengawasi pengembangan aplikasi Lik In. Kemudian Tartec (Bandung) sebagai konsultan perencanaan dan pembangunan aplikasi Lik In. Dan tim Pacitan mendukung kebutuhan teknis serta penyediaan data sebagai awal bagi integrasi sistem pemerintahan berbasis elektronik lain yang ada.

"Kegiatan Lik In tidak berhenti sampai di sini dan akan kita lanjutkan mulai 1 Januari 2019," harapnya.

Prof dr Sudiyono, Guru besar Unnes menambahkan, dengan aplikasi Lik In diharapkan semua pengelolaan dan penyelenggara pemerintah daerah bisa lebih baik.

"Kepercayaan ini merupakan satu kehormatan bagi keluarga besar Unnes. Semoga, kegiatan ini sebagai awal bagi integrasi sistem pemerintahan di daerah berbasis elektronik lain guna memberikan kemudahan pelayanan. Dengan aplikasi Lik In laporan keuangan akan tersusun secara rapi bisa di akses dan diterima oleh BPK," jelasnya.

Sementara itu setelah melaunching sistem aplikasi tersebut, Bupati Pacitan Indartato menegaskan, pemerintah harus dapat mengatur dan mengurus dengan baik pelayanan publik agar kesejahteraan masyarakat dapat terwujud.

"Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan program launching Lik In. Semoga dengan program ini tata kelola keuangan penyelenggara pemerintah daerah bisa menjadi baik," harap bupati. (yun/ns)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...