Senin, 23 September 2019 14:59

Bupati Pacitan Launching Lik In

Sabtu, 10 November 2018 11:16 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Yuiardi Sutondo
Bupati Pacitan Launching Lik In
Penekanan tombol sirine sebagai tanda launching aplikasi Lik In di Pacitan.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Guna meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan, Pemkab Pacitan melaunching Sistem Pengelolaan Perencanaan Penganggaran, Penatausahaan Keuangan dan Aset Daerah Terintegrasi (Lik In), Jumat (9/11).

"Salah satu tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan efisiensi dan aktivitas penyelenggara pemerintahan," kata Rachmad Dwiyanto, Kepala Dinas Kominfo.

Lik In adalah aplikasi yang mengintegrasikan proses perencanaan, penganggaran, dan penatausahaan aset daerah. Program ini dibangun dengan kerja sama antara Pemkab Pacitan dengan Tartec (Bandung) dan Universitas Negeri Semarang.

"Ini sebagai tindak lanjut dari rencana aksi yang telah disetujui KPK bersama Bupati Pacitan pada 8 April 2017 lalu," beber Rachmad.

Menurut dia, selama ini sudah ada tiga lembaga yang menggunakan aplikasi tersebut. Di antaranya Unnes (Universitas Negeri Semarang) sebagai pihak yang mengarahkan dan mengawasi pengembangan aplikasi Lik In. Kemudian Tartec (Bandung) sebagai konsultan perencanaan dan pembangunan aplikasi Lik In. Dan tim Pacitan mendukung kebutuhan teknis serta penyediaan data sebagai awal bagi integrasi sistem pemerintahan berbasis elektronik lain yang ada.

"Kegiatan Lik In tidak berhenti sampai di sini dan akan kita lanjutkan mulai 1 Januari 2019," harapnya.

Prof dr Sudiyono, Guru besar Unnes menambahkan, dengan aplikasi Lik In diharapkan semua pengelolaan dan penyelenggara pemerintah daerah bisa lebih baik.

"Kepercayaan ini merupakan satu kehormatan bagi keluarga besar Unnes. Semoga, kegiatan ini sebagai awal bagi integrasi sistem pemerintahan di daerah berbasis elektronik lain guna memberikan kemudahan pelayanan. Dengan aplikasi Lik In laporan keuangan akan tersusun secara rapi bisa di akses dan diterima oleh BPK," jelasnya.

Sementara itu setelah melaunching sistem aplikasi tersebut, Bupati Pacitan Indartato menegaskan, pemerintah harus dapat mengatur dan mengurus dengan baik pelayanan publik agar kesejahteraan masyarakat dapat terwujud.

"Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan program launching Lik In. Semoga dengan program ini tata kelola keuangan penyelenggara pemerintah daerah bisa menjadi baik," harap bupati. (yun/ns)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Senin, 23 September 2019 13:14 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. Inna ‘ibaadii laysa laka ‘alayhim sulthaanun wakafaa birabbika wakiilaan“Sesungguhnya (terhadap) hamba-hamba-Ku, engkau (Iblis) tidaklah dapat berkuasa atas mereka. Dan cukuplah Tuhanmu sebagai penjaga...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...