Senin, 22 April 2019 23:53

LGBT dan Narkoba Jadi Perhatian Rektor Universitas Brawijaya

Senin, 05 November 2018 21:54 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Tuhu Priyono
LGBT dan Narkoba Jadi Perhatian Rektor Universitas Brawijaya
Nuhfil Hanani, Rektor Universitas Brawijaya Malang.

MALANG, BANGSAONLINE.com - Sebagai lembaga pendidikan penghasil para intelektual, perguruan tinggi juga tak luput dari masalah sosial, khususnya Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT).

Hal ini disampaikan Rektor Universitas Brawijaya (UB) Malang Nuhfil Hanani dalam dialog kebangsaan di gedung Widyaloka kampus UB, Senin (5/11). “Permasalahan LGBT kerap menjadi pembahasan para petinggi termasuk rektor di berbagai universitas,” kata dia.

Menurutnya, permasalahan LGBT di kampus mulai muncul ketika hal itu mencuat di media sosial seperti grup Facebook (FB) Persatuan Komunitas Gay Universitas Brawijaya Malang tahun 2017 silam. Grup tertutup yang beranggotakan 186 anggota ini ditujukan sebagai sarana interaksi dan bersenang-senang sesama anggota grup.

Selain permasalahan LGBT, masalah kebangsaan dan cinta tanah air juga kerap menyerang perguruan tinggi. Menurut Nuhfil, data dari kemahasiswaan, cinta terhadap negara dan tanah air sudah mulai dipertanyakan dalam kepribadian mahasiswa. Ini terbukti dengan banyaknya kampus yang mulai terkapar dengan gerakan-gerakan radikalisme serta isu separatisme.

"Organisasi-organisasi ekstra kampus akan diikutkan kembali untuk menumbuhkan semangat kebangsaan dan cinta tanah air pada generasi muda," pintanya.

Berikutnya ada masalah narkotika dan obat-obatan terlarang. Jejaring narkoba yang telah masuk ke dalam lingkungan kampus menjadi tantangan tersendiri bagi kampus. Hal ini sesuai dengan data dari Badan Narkotika Nasional (BNN), yang menyatakan gaya hidup konsumtif sebagian mahasiswa menjadi sasaran bagi bandar narkoba untuk mengedarkan barang haramnya.

"Jadi rencananya akan kita buat seminar tentang narkoba sehingga mahasiswa bisa paham tentang narkoba maupun LGBT," ungkap dia.

“Masalah terakhir yang menjadi problem utama bagi perguruan tinggi ini adalah, masalah kesopan santunan atau masalah pergaulan bebas di antara mereka itu sendiri, perlu mendapat perhatian yang serius,” pungkasnya. (thu/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Izza Kustiarti
Senin, 22 April 2019 17:12 WIB
Oleh: Izza Kustiarti*Pemilu serentak 2019 merupakan pemilu perdana yang menyertakan antara pemilihan legislatif dengan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Penyelenggaraan pemilu serentak merupakan titah dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nom...
Senin, 22 April 2019 00:24 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Se...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...