Rabu, 21 November 2018 09:58

Kader Demokrat Dorong Hari Santri Nasional Jadi Hari Libur

Sabtu, 20 Oktober 2018 16:08 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Didi Rosadi
Kader Demokrat Dorong Hari Santri Nasional Jadi Hari Libur
Tri Wahyudi Ari Setiawan, kader Demokrat saat bersama Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Soekarwo. foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Hari Santri Nasional (HSN) resmi menjadi Hari Besar Nasional (HBN) pasca Presiden Jokowi mengeluarkan Keppres 22 Tahun 2015. Sejak itu setiap tanggal 22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri Nasional.

Namun penetapan Hari Santri Nasional oleh Pemerintah Jokowi mendapat kritik dari kader Partai Demokrat, Tri Wahyudi Ari Setiawan. Menurut politikus yang akrab disapa Yudi ini, seharusnya HSN tidak sekedar menjadi Hari Besar Nasional, tetapi juga menjadi Hari Libur Nasional.

"Seharusnya Hari Santri Nasional juga menjadi Hari Libur Nasional sebagaimana Hari Buruh 1 Mei yang merupakan hari libur nasional," ujar Yudi, Sabtu (20/10).

Humas DPC Partai Demokrat Kota Surabaya ini meminta pemerintah mengkaji agar HSN menjadi hari libur. Tujuannya, agar para santri dan masyarakat umum secara luas bisa merayakan HSN.

Menurut alumni Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya ini, dengan meliburkan HSN maka pemerintah menunjukkan keberpihakan secara nyata kepada kaum santri yang ikut berjuang dalam revolusi fisik merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

"Saya mendorong pemerintah menjadikan HSN 22 Oktober sebagai hari libur nasional. Saya kira ini menjadi salah satu bentuk penghargaan pemerintah kepada kaum santri yang mempunyai jasa besar pada republik ini," tegas caleg DPRD Surabaya tersebut.

Untuk diketahui, 22 Oktober ditetapkan sebagai Hari Santri Nasional (HSN) karena pada tanggal 22 Oktober 1945 keluar seruan Resolusi Jihad yang dikumandangkan KH. Hasyim Asy'ari. Resolusi jihad itu memicu para santri dari penjuru pulau Jawa untuk berjuang melawan tentara sekutu di Surabaya, hingga pecahnya peristiwa10 Nopember yang dikemudian hari ditetapkan sebagai Hari Pahlawan. (mdr/ns)

Rabu, 14 November 2018 00:10 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SUASANA khusuk menyelimuti Jumat malam 9 November 2018 di lorong-lorong kampung, di ruas-ruas musholla, di beranda-beranda langgar, di ruang-ruang masjid, surau ataupun gardu desa. Rakyat membaca doa dengan selingan renungan tent...
Senin, 19 November 2018 11:17 WIB
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   Waja’alnaa allayla waalnnahaara aayatayni famahawnaa aayata allayli waja’alnaa aayata alnnahaari mubshiratan litabtaghuu fadhlan min rabbikum walita’lamuu ‘adada alssiniina waalhisaaba...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Selasa, 06 November 2018 22:28 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - Dua tahun terakhir Kabupaten Madiun mendapatkan penghargaan Anugerah Wisata Tingkat Provinsi Jawa Timur. Pertama anugerah wisata buatan terbaik provinsi diraih Taman Wisata Madiun Umbul Square tahun 2017, menyusul kemudian ...