Selasa, 23 April 2019 00:05

Kader Demokrat Dorong Hari Santri Nasional Jadi Hari Libur

Sabtu, 20 Oktober 2018 16:08 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Didi Rosadi
Kader Demokrat Dorong Hari Santri Nasional Jadi Hari Libur
Tri Wahyudi Ari Setiawan, kader Demokrat saat bersama Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Soekarwo. foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Hari Santri Nasional (HSN) resmi menjadi Hari Besar Nasional (HBN) pasca Presiden Jokowi mengeluarkan Keppres 22 Tahun 2015. Sejak itu setiap tanggal 22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri Nasional.

Namun penetapan Hari Santri Nasional oleh Pemerintah Jokowi mendapat kritik dari kader Partai Demokrat, Tri Wahyudi Ari Setiawan. Menurut politikus yang akrab disapa Yudi ini, seharusnya HSN tidak sekedar menjadi Hari Besar Nasional, tetapi juga menjadi Hari Libur Nasional.

"Seharusnya Hari Santri Nasional juga menjadi Hari Libur Nasional sebagaimana Hari Buruh 1 Mei yang merupakan hari libur nasional," ujar Yudi, Sabtu (20/10).

Humas DPC Partai Demokrat Kota Surabaya ini meminta pemerintah mengkaji agar HSN menjadi hari libur. Tujuannya, agar para santri dan masyarakat umum secara luas bisa merayakan HSN.

Menurut alumni Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya ini, dengan meliburkan HSN maka pemerintah menunjukkan keberpihakan secara nyata kepada kaum santri yang ikut berjuang dalam revolusi fisik merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

"Saya mendorong pemerintah menjadikan HSN 22 Oktober sebagai hari libur nasional. Saya kira ini menjadi salah satu bentuk penghargaan pemerintah kepada kaum santri yang mempunyai jasa besar pada republik ini," tegas caleg DPRD Surabaya tersebut.

Untuk diketahui, 22 Oktober ditetapkan sebagai Hari Santri Nasional (HSN) karena pada tanggal 22 Oktober 1945 keluar seruan Resolusi Jihad yang dikumandangkan KH. Hasyim Asy'ari. Resolusi jihad itu memicu para santri dari penjuru pulau Jawa untuk berjuang melawan tentara sekutu di Surabaya, hingga pecahnya peristiwa10 Nopember yang dikemudian hari ditetapkan sebagai Hari Pahlawan. (mdr/ns)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Izza Kustiarti
Senin, 22 April 2019 17:12 WIB
Oleh: Izza Kustiarti*Pemilu serentak 2019 merupakan pemilu perdana yang menyertakan antara pemilihan legislatif dengan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Penyelenggaraan pemilu serentak merupakan titah dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nom...
Senin, 22 April 2019 00:24 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Se...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...