Sabtu, 24 Agustus 2019 21:44

Baru Sebulan Bebas, Residivis Jambret di Blitar Kembali Beraksi, Tapi Aksinya Digagalkan Tukang Buah

Kamis, 11 Oktober 2018 15:47 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Baru Sebulan Bebas, Residivis Jambret di Blitar Kembali Beraksi, Tapi Aksinya Digagalkan Tukang Buah
Pelaku diamankan di Mapolsek Sukorejo. foto: AKINA/ BANGSAONLINE

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Dinginnya penjara ternyata tak membuat Didik Agustian (26) warga Gunug Gede, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar jera.

Sebulan setelah bebas akhir Agustus lalu, pria yang dipenjara karena sudah dua kali melakukan aksi penjambretan ini justru kembali berulah.

Ia kembali menjambret seorang ibu-ibu yang tengah berbelanja buah-buahan di Jalan Mahakam Kota Blitar. Sayang, aksi kejahatannya kali ini berhasil digagalkan oleh seorang pedagang buah. Pelaku bahkan nyaris dihakimi massa karena mencoba kabur.

Kapolsek Sukorejo Kompol Agus Fauzi mengatakan, kronologi kejadian berawal saat korban Iswatun berbelanja di buah di Jalan Mahakam Kota Blitar, Kamis (11/10/2018). Saat itu korban meletakkan tasnya yang berisi uang sebesar Rp 500 ribu di atas motor. Saat korban sedang memilih buah-buahan, pelaku mengambil tas korban dan langsung kabur menggunakan sepeda motor ke arah barat.

Mengetahui pelanggannya menjadi korban penjambretan, pedagang buah ini pun berinisiatif mengejar pelaku menggunakan motor korban. "Saat itu pedagang buah mengetahui jika pelangganya jadi korban jambret. Tanpa pikir panjang penjual buah tersebut langsung meminjam motor korban untuk mengejar pelaku sampai di Kelurahan Tlumpu," jelas Agus Fauzi.

Sesampainya di Kelurahan Tlumpu, warga yang melihat aksi kejar-kejaran ini kemudian membantu mengejar dan menghentikan motor pelaku. Sejumlah warga nyaris menghakimi pelaku setelah mengetahui jika yang dikejar adalah pelaku jambret.

"Beruntung ada petugas yang sedang berpatroli dan langsung mengamankan pelaku," kata Agus Fauzi.

Saat dimintai keterangan, terungkap jika motor Honda Vario yang digunakan untuk menjambret merupakan motor curian. Pencurian motor itu dilaporkan ke Polsek Sanankulon 29 September lalu.

"Motor yang digunakan pelaku ini juga merupakan hasil kejahatan. Pencurian motor yang dilaporkan ke Polsek Sanankulon tersebut terjadi di Barat gapura perbatasan Kota Blitar," imbuhnya.

Akibat ulah nekatnya, pelaku harus mempertangungjawabkan perbuatanya. Saat ini pelaku masih diperiksa di Mapolsek Sukorejo. Sementara korban enggan berbicara banyak karena masih merasa trauma dengan kejadian yang dialaminya. (ina/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...