Minggu, 17 Februari 2019 07:30

Curhat ke Wali Kota Malang, Kepsek MI Sambat Rendahnya Honor Guru dan Minimnya Sarana Prasarana

Rabu, 10 Oktober 2018 21:47 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Iwan Irawan
Curhat ke Wali Kota Malang, Kepsek MI Sambat Rendahnya Honor Guru dan Minimnya Sarana Prasarana
Para kepala madrasah saat audiemsi dengan Wali Kota Malang Sutiaji di ruang sidang Balai Kota Malang, Rabu (10/10).

MALANG, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 52 Madrasah Ibtidaiyah se-Kota Malang beraudiensi dengan Wali Kota Malang Sutiaji, Rabu (10/10). Mereka berkeluh kesah terkait sejumlah hal yang menjadi kendala selama ini.

Huzaini, koordinator Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (K3MI) se-Kota Malang mengemukakan beberapa hal, di antaranya kekurangan perlengkapan komputer menjelang UNBK (ujian nasional berbasis komputer). Karena itu, ia bersama Kepala madrasah lainnya meminta adanya perhatian dan dukungan dari Pemkot Malang untuk memberikan solusinya.

"Selain perlengkapan IT, kesejahteraan guru honorer di madrasah swasta cukup memprihatinkan, khususnya guru yang belum bersertifikasi untuk honor yang diterimanya. Agar semua bisa terlaksana, maka kami berharap kepada Pemkot Malang (Wali Kota) mengeluarkan Peraturan Wali Kota atau Peraturan Daerah, sebagai payung hukumnya agar pengembangan pendidikan di Kota Malang lebih maju lagi," harapnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji menyampaikan bahwa untuk sementara ini bantuan sarana prasarana belum bisa diajukan tahun ini.

"Kemungkinan pengajuan bantuan UNBK dilaksanakan pada tahun 2019 nanti. Untuk itu, melalui proposal pengajuan pengadaan sarana dan prasarana penunjang UNBK segera dibuatkan. Siapa tahu ada bantuan dari dana CSR (perusahaan)," cetusnya.

Terkait kesejahteraan guru, Sutiaji menyampaikan bahwa saat ini Pemkot terus mengupayakan persamaan taraf antara SD dengan MI di Kota Malang. “Justru madrasah punya sisi lebih, dibanding SD. Nilai akhlaq, moral dan karakteristik, lebih ditekankan dan diajarkan di madrasah. Ayo berlomba-lomba dalam kebaikan bersama," pungkasnya. (iwa/rev)

Tim PSC Dinkes Pacitan Siaga 24 Jam, Apa Saja Tugasnya?
Jumat, 01 Februari 2019 06:27 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan mempunyai tim public safety center (PSC) yang siaga 24 jam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apa saja tugas tim ini? Simak video berikut.
Rabu, 06 Februari 2019 13:59 WIB
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Menambah jumlah destinasi wisata buatan, sebuah desa di Jombang mengembangkan destinasi wisata tanaman. Di areal wisata ini, pengelola menyuguhkan ratusan aneka tanaman bunga yang menarik dan indah. Selain keindahan wisata...
Suparto Wijoyo
Rabu, 13 Februari 2019 10:28 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RABU, 13 Februari 2019 ini, Bude Khofifah Indar Parawansa dan Mas Emil E. Dardak dilantik di Istana Negara sebagai Gubernur-Wakil Gubernur periode 2019-2024. Ucapan selamat dan senyum mengembang diragam kesempatan beliau yang me...
Sabtu, 16 Februari 2019 11:20 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 24وَاخْفِضْلَهُمَاجَنَاحَالذُّلِّمِنَالرَّحْمَةِوَقُلْرَّبِّارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيٰنِيْصَغِيْرًاۗWaikhfidh...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...