Sabtu, 15 Desember 2018 03:33

Bikin Mewek, Gadis 6 Tahun Rawat Ayahnya yang Lumpuh

Rabu, 03 Oktober 2018 21:51 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: --
Bikin Mewek, Gadis 6 Tahun Rawat Ayahnya yang Lumpuh
Jia jia membersihkan nanah dari luka di lutut sang ayah. foto: mirror.co.uk

YANGTZI, BANGSAONLINE.com – Jia jia, bocah perempuan berusia 6 tahun ini harus merawat ayahnya, Tian Haicheng, yang lumpuh, setelah ibunya minggat dari keluarganya ini, dan tewas dalam kecelakaan. Setiap hari, dia bangun pukul 03.00 untuk menyiapkan seluruh keperluan ayahnya, lalu dia berangkat sekolah.

Jia Jia telah menggugah hati jutaan orang setelah sebuah video tentang dia viral yang menunjukkan tangannya memijat dan memeluk ayahnya, Tian Haicheng.

Jia jia mengangkat ayahnya ke kursi roda bermotor saat pagi hari. Dan ketika malam, dia mengangkat ayahnya untuk dibaringkan di tempat tidur.

Bocah yang tinggal di Provinsi Ningxia Tiongkok ini, sabar merawat ayahnya, Tian, yang lumpuh dari dada hingga kaki seumur hidupnya. Tian sendiri lumpuh setelah taksi yang ditumpangi mengalami kecelakaan masuk parit pada Maret 2016. Tulang belakang leher Tian patah sehingga menyebabkan kelumpuhan permanen.

Saat itu, Jia Jia baru berumur empat tahun. Karena lumpuh itu, ibunya meninggalkan sang ayah sambil membawa kakak Jia Jia. Dikabarkan ibunya juga tewas dalam kecelakaan. 

Setiap hari, sebelum sekolah, Jia Jia memijat otot ayahnya selama setengah jam, dan membantunya menyikat giginya dan mencuci wajahnya. Begitu setiap hari.

Sementara kakek dari pihak ayah, adalah petani berusia 60-an. Sang kakek inilah yang menjaga Jia ketika dia sekolah.

Ketika pulang sekolah, Jia kembali mengurusi keperluan ayahnya. Mulai menyuap ayahnya untuk makan. Bahkan, dia selalu membantu ayahnya untuk mencukur jenggot.

Jia Jia mengatakan kepada Yangtzi Evening News: "Merawat ayah, saya tidak merasa lelah sama sekali."

Surat kabar itu mengatakan bahwa keluarga Jia Jia "bahagia". Sebelumnya, ayahnya bekerja dalam konstruksi, hingga bisa menghasilkan 5.000 yuan (£ 560) sebulan, sampai terjadi kecelakaan.

Tian berkata: "Hidup sudah diselamatkan, tetapi saya takut saya harus menghabiskannya di kursi roda selama sisa hidup saya."

Dia mengatakan kepada surat kabar, bahwa istrinya kecelakaan yang menewaskannya bersama anak sulung Tian, hanya berjarak 2 bulan setelah dia lumpuh. 

Tian mempertimbangkan untuk bunuh diri, sampai Jia Jia menghentikan tindakannya itu. "Ayah, kamu tidak boleh mati. Aku tidak akan punya ayah. Ibuku hilang. Yang kumiliki hanya kamu."

Jia Jia mengatakan kepada seorang wartawan bahwa dia tidak merindukan ibunya karena minggat.

Tian tidak dapat bekerja, jadi orang tuanya lah yang membayar biaya hidup dan medis bagi Tian dan putrinya.

Dia sekarang memanfaatkan video live streaming dari hidupnya di media sosial, di mana ia memiliki hampir 500.000 viewer, dalam upaya untuk mendapatkan dukungan keuangan dari pemirsa.

Jia-jia memindahkan ayah dari kursi roda bermotor ke tempat tidur.

.

Sumber: mirror.co.uk
Rabu, 12 Desember 2018 12:08 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*BANJIR menerjang lalu menggenangi jalanan di Malang, kawasan Lowokwaru maupun Jl. Ahmad Yani dengan sengsara kemacetan sampai di Jalan Soekarno Hatta dan Soenandar Priyosoedarmo. Begitulah yang ramai diberitakan banyak media dan ...
Senin, 03 Desember 2018 14:30 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  Waja’alnaa allayla waalnnahaara aayatayni famahawnaa aayata allayli waja’alnaa aayata alnnahaari mubshiratan litabtaghuu fadhlan min rabbikum walita’lamuu ‘adada alssiniina waalhisaaba wak...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...