Kamis, 21 Februari 2019 17:47

Berdalih Indigo, Pemuda Peras dan Setubuhi Gadis di bawah Umur

Selasa, 25 September 2018 13:43 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: Akina Nur Alana
Berdalih Indigo, Pemuda Peras dan Setubuhi Gadis di bawah Umur
Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha bersama pelaku.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Berdalih memiliki indra keenam atau indigo, Mohamad Mohemin Alifi (27), warga Dusun Gondangrejo, Desa Ngaringan, Kecamatan Gandusari memeras dan menyetubuhi gadis di bawah umur. Modusnya pelaku mengancam akan menyebarkan foto bugil korbannya jika tidak menuruti permintaannya.

Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha mengatakan, saat digelandang petugas tersangka mengaku sudah empat kali melakukan aksi serupa. Terakhir aksi tersangka dilaporkan orang tua korbannya yang masih di bawah umur setelah melakukan aksi pemerasan dan menyetubuhi korban berkali-kali.

Korban mengenal tersangka melalui media sosial. Hingga berlanjut dengan bertukar nomor handphone. Setelah bertukar nomor handphone, komunikasi antara keduanya berjalan semakin intens.

Saat intens berkomunikasi inilah, tersangka mengaku memiliki indera keenam dan memberi tahu jika korban sedang diikuti makhluk gaib. Untuk menghilangkan pengaruh makhluk gaib tersebut, korban harus mengirimkan foto bugilnya.

"Korban diminta mengirimkan foto bugil ke tersangka untuk melepaskan pengaruh makhluk gaib. Jika tidak, makhluk gaib itu akan memangsa orang tua korban. Karena ketakutan korban pun menuruti permintaan tersangka," ungkap Anissullah, Selasa (25/9).

Tak berhenti sampai di situ, pelaku juga mengajak korban bertemu dan menyetubuhinya. Selain itu korban juga diminta menyerahkan handphone dan sejumlah uang jika tidak mau foto bugilnya disebar melalui media sosial. Setidaknya, ada empat buah handphone dan uang tunai sebesar Rp 120 ribu yang diserahkan korban kepada tersangka.

"Korban kemudian mengadukan perbuatan tersangka kepada orang tuanya. Kemudian orang tua korban melaporkan kejadian ini ke polisi," jelas Anissullah.

Di depan petugas tersangka mengakui semua perbuatanya. Polisi terus mendalamikasus ini karenamasih ada korban lain yang belum melapor ke polisi. "Tersangka dikenakan pasal 369 tentang pemerasan dengan ancaman hukuman dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," pungkasnya.(ina/rd)

Tim PSC Dinkes Pacitan Siaga 24 Jam, Apa Saja Tugasnya?
Jumat, 01 Februari 2019 06:27 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan mempunyai tim public safety center (PSC) yang siaga 24 jam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apa saja tugas tim ini? Simak video berikut.
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Februari 2019 12:01 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEBAT capres kedua telah digelar dengan segala kehormatannya pada 17 Februari 2019. Riuh tepuk tangan dan sorakan terdengar di setiap kerumunan sebagai lahan hiburan politik yang sangat komunalistik. Saya sendiri menepikan dir...
Sabtu, 16 Februari 2019 11:20 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 24وَاخْفِضْلَهُمَاجَنَاحَالذُّلِّمِنَالرَّحْمَةِوَقُلْرَّبِّارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيٰنِيْصَغِيْرًاۗWaikhfidh...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...