Kamis, 17 Oktober 2019 08:16

Berdalih Indigo, Pemuda Peras dan Setubuhi Gadis di bawah Umur

Selasa, 25 September 2018 13:43 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: Akina Nur Alana
Berdalih Indigo, Pemuda Peras dan Setubuhi Gadis di bawah Umur
Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha bersama pelaku.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Berdalih memiliki indra keenam atau indigo, Mohamad Mohemin Alifi (27), warga Dusun Gondangrejo, Desa Ngaringan, Kecamatan Gandusari memeras dan menyetubuhi gadis di bawah umur. Modusnya pelaku mengancam akan menyebarkan foto bugil korbannya jika tidak menuruti permintaannya.

Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha mengatakan, saat digelandang petugas tersangka mengaku sudah empat kali melakukan aksi serupa. Terakhir aksi tersangka dilaporkan orang tua korbannya yang masih di bawah umur setelah melakukan aksi pemerasan dan menyetubuhi korban berkali-kali.

Korban mengenal tersangka melalui media sosial. Hingga berlanjut dengan bertukar nomor handphone. Setelah bertukar nomor handphone, komunikasi antara keduanya berjalan semakin intens.

Saat intens berkomunikasi inilah, tersangka mengaku memiliki indera keenam dan memberi tahu jika korban sedang diikuti makhluk gaib. Untuk menghilangkan pengaruh makhluk gaib tersebut, korban harus mengirimkan foto bugilnya.

"Korban diminta mengirimkan foto bugil ke tersangka untuk melepaskan pengaruh makhluk gaib. Jika tidak, makhluk gaib itu akan memangsa orang tua korban. Karena ketakutan korban pun menuruti permintaan tersangka," ungkap Anissullah, Selasa (25/9).

Tak berhenti sampai di situ, pelaku juga mengajak korban bertemu dan menyetubuhinya. Selain itu korban juga diminta menyerahkan handphone dan sejumlah uang jika tidak mau foto bugilnya disebar melalui media sosial. Setidaknya, ada empat buah handphone dan uang tunai sebesar Rp 120 ribu yang diserahkan korban kepada tersangka.

"Korban kemudian mengadukan perbuatan tersangka kepada orang tuanya. Kemudian orang tua korban melaporkan kejadian ini ke polisi," jelas Anissullah.

Di depan petugas tersangka mengakui semua perbuatanya. Polisi terus mendalamikasus ini karenamasih ada korban lain yang belum melapor ke polisi. "Tersangka dikenakan pasal 369 tentang pemerasan dengan ancaman hukuman dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," pungkasnya.(ina/rd)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...