Minggu, 21 April 2019 02:09

Berdalih Indigo, Pemuda Peras dan Setubuhi Gadis di bawah Umur

Selasa, 25 September 2018 13:43 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: Akina Nur Alana
Berdalih Indigo, Pemuda Peras dan Setubuhi Gadis di bawah Umur
Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha bersama pelaku.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Berdalih memiliki indra keenam atau indigo, Mohamad Mohemin Alifi (27), warga Dusun Gondangrejo, Desa Ngaringan, Kecamatan Gandusari memeras dan menyetubuhi gadis di bawah umur. Modusnya pelaku mengancam akan menyebarkan foto bugil korbannya jika tidak menuruti permintaannya.

Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha mengatakan, saat digelandang petugas tersangka mengaku sudah empat kali melakukan aksi serupa. Terakhir aksi tersangka dilaporkan orang tua korbannya yang masih di bawah umur setelah melakukan aksi pemerasan dan menyetubuhi korban berkali-kali.

Korban mengenal tersangka melalui media sosial. Hingga berlanjut dengan bertukar nomor handphone. Setelah bertukar nomor handphone, komunikasi antara keduanya berjalan semakin intens.

Saat intens berkomunikasi inilah, tersangka mengaku memiliki indera keenam dan memberi tahu jika korban sedang diikuti makhluk gaib. Untuk menghilangkan pengaruh makhluk gaib tersebut, korban harus mengirimkan foto bugilnya.

"Korban diminta mengirimkan foto bugil ke tersangka untuk melepaskan pengaruh makhluk gaib. Jika tidak, makhluk gaib itu akan memangsa orang tua korban. Karena ketakutan korban pun menuruti permintaan tersangka," ungkap Anissullah, Selasa (25/9).

Tak berhenti sampai di situ, pelaku juga mengajak korban bertemu dan menyetubuhinya. Selain itu korban juga diminta menyerahkan handphone dan sejumlah uang jika tidak mau foto bugilnya disebar melalui media sosial. Setidaknya, ada empat buah handphone dan uang tunai sebesar Rp 120 ribu yang diserahkan korban kepada tersangka.

"Korban kemudian mengadukan perbuatan tersangka kepada orang tuanya. Kemudian orang tua korban melaporkan kejadian ini ke polisi," jelas Anissullah.

Di depan petugas tersangka mengakui semua perbuatanya. Polisi terus mendalamikasus ini karenamasih ada korban lain yang belum melapor ke polisi. "Tersangka dikenakan pasal 369 tentang pemerasan dengan ancaman hukuman dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," pungkasnya.(ina/rd)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Yogi Indra Pratama
Jumat, 19 April 2019 21:53 WIB
Oleh: Yogi Indra Pratama, ST.,MT.*Istilah golput atau golongan putih pertama kali muncul pada tahun 1971. Pada masa itu, golput merupakan suatu bentuk gerakan protes yang dikumandangkan oleh pemuda dan mahasiswa dengan datang ke TPS untuk mencob...
Jumat, 19 April 2019 22:40 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesung...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...