Senin, 10 Agustus 2020 06:09

Larung Sesaji Gunung Kelud Tingkatkan Antusias Pengunjung

Rabu, 19 September 2018 21:31 WIB
Editor: Redaksi
Wartawan: Arif Kurniawan
Larung Sesaji Gunung Kelud Tingkatkan Antusias Pengunjung
Masyarakat saat mengikuti prosesi larung sesaji di gunung Kelud. foto: Dinas Kominfo.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Salah satu rangkaian Festival Kelud 2018 yaitu Tradisi Larung Sesaji Gunung Kelud berjalan lancar, unik dan penuh kesakralan. Tradisi yang dilakukan warga lereng Kelud setiap tahun ini sebagai wujud rasa syukur masyarakat lereng gunung karena telah dikaruniai hasil bumi, juga sebagai salah satu cara memohon perlindungan Tuhan.

Sejumlah masyarakat dan para wisatawan tampak antusias mengikuti rangkaian acara ini. Kegiatan berpusat yang di rest area atas kawasan wisata Gunung Kelud itu menampilkan berbagai acara tari-tarian sebelum acara dimulai. Nampak tarian Reog Ponorogo juga menampilkan performa terbaiknya yang mampu membuat decak kagum pengunjung.

Hebatnya lagi, kedua reog tersebut mampu mengangkat orang di atas kepalanya. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ir. Adi Suwignyo dan Plt. Camat Ngancar Suharsono juga mencoba menaiki reog tersebut.

Acara ritual hari ini diikuti oleh lima desa di Kecamatan Ngancar. Desa tersebut adalah Desa Sempu, Babadan, Sugihwaras, Pandantoyo dan Ngancar.

Seperti biasanya, gunungan sesaji berisi hasil kekayaan alam atau hasil bumi dari lereng Kelud, seperti buah nanas, ubi, nangka, pisang, tomat, terong dan lain-lain, serta nasi lengkap dengan lauknya diarak menuju tempat upacara dan diperebutkan oleh masyarakat.

Adi Suwignyo mengatakan, ritual larung sesaji adalah ritual tahunan yang digelar oleh masyarakat lereng Kelud setiap bulan Suro sesuai penanggalan Jawa. “Acara ini termasuk sebagai sarana memperkenalkan budaya seni Kabupaten Kediri agar bisa dikenal dunia. Tidak hanya alamnya saja yang indah dan eksotik, tetapi keanekaragaman budayanya pula,” terangnya.

Keanekaragaman budaya tersebut akan mampu pula mendukung dan menunjang pariwisata yang ada di Kabupaten Kediri. "Gunung merupakan wisata andalan kita semua, tanpa adanya Gunung Kelud, wisata di Kabupaten Kediri terasa belum lengkap. Karena Gunung Kelud termasuk gunung yang sangat terkenal di dunia, kita ketahui bahwa saat meletus 13 Februari 2014 silam mampu menutup 7 bandara di Indonesia, bahkan abunya sampai luar negeri,” tambahnya.

"Berkat kerja sama pemerintah dan masyarakat, akhirnya wisata ini kembali dibuka, pertanian di daerah ini bangkit, sekaligus mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Namun perlu kita ketahui bersama, wisata di Kabupaten Kediri itu banyak, bukan hanya Gunung Kelud. Yang di barat sungai ada Dholo, Irenggolo, Sumberpodang dan lain-lain,” pungkasnya. (adv/kominfo/rif)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...