Selasa, 25 September 2018 22:56

Terkait OTT di Inspektorat Gresik, Polres Periksa 5 Pejabat Eselon II

Kamis, 13 September 2018 18:52 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Terkait OTT di Inspektorat Gresik, Polres Periksa 5 Pejabat Eselon II
Suasana Kantor Inspektorat Gresik. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Polres Gresik terus mendalami kasus dugaan suap di Inspektorat pasca operasi tangkap tangan (OTT) dengan barang bukti (BB) uang Rp 149 juta, pada 5 September lalu.

Setelah memeriksa Kepala Diskop UKM dan Perindag Agus Budiono, Inspektor Pembantu II Inspektorat M. Kurniawan Eko Yulianto, dan staf Diskop M. Zein, Kamis (13/9/2018), tim penyidik Tipiter Polres Gresik melanjutkan pemeriksaan dengan memanggil lima pejabat eselon II. Mereka adalah, Kepala Dispora Jairuddin, Kepala DPUTR Gunawan Setijadi, Asisten II Setda Gresik Siswadi Aprilianto, Kepala Inspektorat Hari Soerjono, dan Sekwan Darmawan.

"Kami periksa mereka untuk pengembangan kasus Inspektorat," ujar Kapolres Gresik AKBP Wahyu. S Bintoro kepada sejumlah wartawan Kamis (13/9/2019).

Kapolres menyatakan, pemeriksaan kali ini merupakan pendalaman untuk menentukan pasal yang akan disangkakan. "Sejauh ini kami belum menentukan pasal apa yang disangkakan. Pemerasan kah, suap kah, atau korupsi. Semuanya masih nunggu pengumpulan bukti," jelas mantan Kapolres Bojonegoro ini.

Ia juga tak menampik, saksi yang akan dimintai keterangan terkait kasus tersebut akan terus bertambah. "Kami akan dalami dengan bukti lain seperti dokumen. Kami juga akan datangkan tim ahli," terangnya.

Atas dasar inilah, hingga kini Polres belum menentukan siapa tersangka dalam kasus dugaan penyuapan di Inspektorat tersebut. "Saya tak mau intervensi penyidik, dan diintervensi pihak manapun. Saya juga tak mau kasus ini dikaitkan dengan isu politik di Gresik," katanya.

Ditanya soal rencana penggeledahan Kantor Inspektorat dan Diskop, Kapolres menyatakan, sejauh ini pihaknya masih nunggu izin dari Pengadilan. "Kalau izin sudah keluar langsung kami geledah," pungkasnya, seraya mengatakan dirinya tak takut kehilangan barang bukti lantaran sudah ada saksi. (hud/rev)

Suparto Wijoyo
Senin, 17 September 2018 22:10 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEMOKRASI sejak mulanya adalah kerumunan yang meneguhkan kekuatan tanda kuasa sedang digumpalkan. Rakyat terlibat langsung untuk mengatur penyelenggaraan negara kota (polis) yang skala kepentingan maupun wilayahnya tidak seleba...
Selasa, 11 September 2018 13:55 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Cukup jelas pesan ayat studi ini, bahwa Allah SWT pasti menyayangi hamba-Nya yang mau be...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 22 September 2018 10:49 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Minggu, 16 September 2018 18:57 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Wisata susur sungai sekarang sudah ada di Kabupaten Tuban, tepatnya di Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding. Destinasi wisata susur sungai bernama Wisata Tubing ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kebuda...