Jumat, 19 April 2019 06:18

Sedekah Laut di Pacitan Terus Dilestarikan

Selasa, 11 September 2018 13:07 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Sedekah Laut di Pacitan Terus Dilestarikan
Suasana larung sesaji dan sedekah laut.

PACITAN, BANGSAONLNE.com - Pemkab Pacitan masih nguri-uri budaya luhur setiap pergantian tahun baru Islam. Selain memberikan hiburan pagelaran wayang kulit semalam suntuk, tradisi sedekah laut dan festival nelayan masih menjadi tradisi yang terus dilestarikan setiap tahunnya.

Pemandangan itu sebagaimana terjadi di gedung serbaguna UPT Pengelolaan Sumberdaya Kelautan Dinas Kelautan Pemprov Jatim, Wilayah Pacitan, Senin (10/9) kemarin. Ribuan nelayan dan masyarakat berkumpul untuk melakukan larung sesaji sebagai simbol pergantian tahun Islam 1440 H.

Ketua penyelenggara sedekah laut, Rohani mengatakan, sedekah laut atau larung sesaji merupakan simbol ungkapan rasa syukur kehadirat Allah SWT atas hasil tangkapan laut yang dilakukan nelayan selama setahun ini.

"Ini merupakan bentuk spirit dan semangat bagi nelayan. Sebab, kegiatan ini sangat sakral," ujarnya.

Selain sedekah laut, pada kesempatan pergantian tahun Islam kemarin juga dilaksanakan beberapa kegiatan lainnya. Misalnya seperti bakar ikan gratis sebanyak 900 kg. "Mari bersama kita berangus kegiatan illegal fishing guna menjaga kelestarian sumberdaya laut. Kami juga sepakat kalau sedekah laut tetap dilaksanakan setiap 1 tahun sekali, guna menjaga dan melestarikan budaya nelayan," bebernya.

Bupati Pacitan Indartato yang hadir pada kesempatan kemarin menyampaikan selamat kepada HSNI dan nelayan Pacitan atas terselenggaranya festival dan sedekah nelayan dalam rangka menyambut tahun baru Islam, 1 Muharam 1440 H.

"Ada dua hal yang kita kenang dalam menyambut tahun baru Islam ini. Pertama, kita mengenang dan mensyukuri segala nikmat yang sudah diterima. Kedua mengevaluasi apa yang telah kita laksanakan selama setahun lalu. Harapan kami, kegiatan ini tetap dilaksankan dengan tujuan bisa mempersatukan seluruhnelayan Pacitan kompak menjadi satu," jelas Indartato. (yun/rd)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 17 April 2019 10:19 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RABU 17 April 2019 telah beranjak dari gawe demokrasi yang amat besar bagi Republik ini. Pemilu untuk memilih capres-cawapres, caleg DPR RI maupun DPRD dan insan DPD bagi kepentingan kepemimpinan lima tahun mendatang telah usai. ...
Sabtu, 13 April 2019 11:40 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesun...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...