Rabu, 21 Agustus 2019 04:28

Festival Kethek Ogleng Diharapkan Bisa Menjadi Ikon Pacitan

Minggu, 14 Oktober 2018 20:58 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Festival Kethek Ogleng Diharapkan Bisa Menjadi Ikon Pacitan
Suasana festival Kethek Ogleng di Monumen Pangsar Jenderal Soedirman.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Festival kesenian Kethek Ogleng sempat mewarnai hari jadi Sanggar Condro Wanoro ke-50. Kegiatan yang dipusatkan di Monumen Panglima Besar (Pangsar) Jenderal Soedirman, Desa Pakis Baru, Kecamatan Nawangan itu menyedot perhatian ribuan warga dari berbagai penjuru. Bukan hanya masyarakat Pacitan, namun warga dari Ponorogo dan Jateng juga menyempatkan diri menyaksikan pagelaran kesenian asli Pacitan tersebut.

Selain tarian Kethek Ogleng, pada kesempatan tersebut juga dipertontonkan kesenian reog Ponorogo serta tarian Gambyong dari Sanggar Tari Kartika Putri, Kabupaten Ponorogo. Tak lupa marching band dari SMKN 1 Nawangan juga unjuk kebolehan.

"Kegiatan ini merupakan ulang tahun seni Kethek Ogleng Sanggar Codro Wanoro ke-50 yang merupakan kesenian asli dari Desa Tokawi, Kecamatan Nawangan. Mbah Sutiman merupakan pendiri tari Khetek Ogleng," ujar Sukarwan Camat Nawangan di sela-sela acara festival, Minggu (14/10).

Dia berharap, kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin setiap tahunnya. "Sehingga dapat menyedot animo masyarakat serta bisa menumbuhkan ekonomi masyarakat. Dan yang lebih utama, akan bisa menjadi ikon kesenian di Pacitan," harap Sukarwan.

Hal ini diamini Bupati Pacitan, Indartato. Ia meminta agar festival Khetek Ogleng menjadi agenda rutin. "$ehingga kesenian tersebut akan menjadi ikon Pacitan. Kami juga memberikan apresiasi sangat besar kepada Mbah Sutiman yang merupakan pendiri kesenian Khetek Ogleng asli dari Desa Tokawi," katanya.

Sebagaimana diketahui, Monumen Jendral Soedirman, saat ini sudah menjadi milik Pemkab Pacitan. Sehingga apapun kegiatan yang akan dilaksanakan, bisa diselenggarakan di monumen tersebut. Selain itu juga bisa dijadikan promosi wisata sejarah kepada masyarakat dari luar Pacitan yang bertujuan menggerakan perekonomian masyarakat. (yun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...