Evakuasi salah satu warga yang tertimpa pohon yang tumbang akibat terjangan angin
PASURUAN,BANGSAONLINE.com - Angin puting beliung yang disertai hujan deras menerjang Kabupaten Pasuruan dan menyebabkan puluhan pohon tumbang, merusak rumah warga, serta melukai seorang warga.
Peristiwa cuaca ekstrem tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Pasuruan sejak Rabu petang.
Angin kencang datang secara tiba-tiba dan dalam waktu singkat menumbangkan pohon serta merusak sejumlah bangunan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mencatat sedikitnya 12 kecamatan terdampak bencana tersebut.
Wilayah yang terdampak meliputi Winongan, Grati, Bangil, Rejoso, Gondangwetan, Sukorejo, Kraton, Lekok, Lumbang, Purwodadi, Nguling, dan Pandaan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariadi mengatakan angin kencang yang datang bersamaan dengan hujan lebat dan petir menyebabkan kerusakan di sejumlah titik dalam waktu relatif singkat.
“Dari hasil pendataan sementara, terdapat 26 pohon tumbang yang tersebar di beberapa wilayah,” kata Sugeng saat dikonfirmasi.
Sugeng menjelaskan Kecamatan Winongan menjadi wilayah dengan dampak paling banyak.
Di wilayah tersebut tercatat tujuh titik pohon tumbang. Kecamatan Grati menyusul dengan lima titik kejadian pohon tumbang.
Sementara di Kecamatan Rejoso tercatat empat titik kejadian serupa. Adapun kecamatan lain rata-rata mengalami satu hingga dua kejadian pohon tumbang.
"Tak hanya menumbangkan pepohonan, angin juga merusak 15 rumah warga dengan tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Kerusakan paling menonjol tercatat di wilayah Winongan, Rejoso, dan Lekok.," ucapnya.
Sugeng menambahkan di Kecamatan Lekok sebuah Kantor Urusan Agama (KUA) juga dilaporkan mengalami kerusakan ringan.
Kerusakan tersebut terjadi akibat terjangan angin kencang. Korban jiwa nyaris terjadi dalam peristiwa tersebut.
"Salah satu Seorang warga di Kecamatan Pandaan tertimpa pohon yang roboh saat angin kencang melintas. Korban mengalami luka di bagian kepala serta patah kaki, dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis," tambahnya.
Sugeng mengatakan tim BPBD bersama unsur TNI, Polri, dan relawan masih bergerak di lapangan.
Petugas melakukan pembersihan material pohon tumbang sekaligus pendataan kerusakan.
“Penanganan masih berlangsung di beberapa titik. Prioritas kami membuka akses jalan dan memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan,” pungkasnya. (maf/van)















