Kepala Bidang Angkutan Umum Dishub Kabupaten Kediri, Nanang Pujianto. (Ist).
KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri kembali menggelar program balik mudik gratis bagi warganya yang merantau di wilayah Jabodetabek setelah Lebaran 2026.
Tahun ini disiapkan dua bus dengan total kuota 100 penumpang tujuan Jakarta.
Kepala Bidang Angkutan Umum Dishub Kabupaten Kediri, Nanang Pujianto, mengatakan program tersebut tetap dilaksanakan meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah daerah.
"Alhamdulillah tahun ini Pemkab Kediri masih mempercayakan anggaran untuk program balik gratis. Ini bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat, sekaligus mendukung program nasional pengentasan kemiskinan," ujarnya, Kamis (5/3/2026).
Nanang menjelaskan, program ini menyasar masyarakat Kabupaten Kediri yang bekerja atau merantau di wilayah Jabodetabek dengan latar belakang ekonomi menengah ke bawah. Program tersebut diharapkan dapat membantu meringankan biaya transportasi setelah mereka merayakan Lebaran di kampung halaman.
Pelaksanaan balik mudik gratis dijadwalkan pada 24 Maret 2026. Tanggal tersebut dipilih dengan mempertimbangkan jadwal libur dan masuk kerja setelah Hari Raya Idul Fitri.
Berdasarkan kalender libur nasional, cuti bersama dimulai pada 18 Maret 2026. Sementara Hari Raya Idul Fitri diperkirakan jatuh pada 21–22 Maret 2026.
Dengan demikian, 24 Maret dinilai sebagai waktu yang ideal untuk keberangkatan kembali ke Jakarta.
"Pertimbangannya, tanggal 25 Maret sebagian ASN maupun pegawai swasta sudah mulai masuk kerja. Jadi kami pilih 24 Maret agar peserta bisa tiba tepat waktu dan siap bekerja kembali," jelasnya.
Untuk tahun ini, Dishub menyiapkan dua bus dengan kapasitas masing-masing 50 penumpang. Total terdapat 100 kursi yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Pendaftaran program dilakukan secara daring dan rencananya dibuka mulai 10 Maret 2026.
Dishub membuka pendaftaran lebih awal untuk mengantisipasi lonjakan pendaftar, mengingat pada tahun-tahun sebelumnya kuota cepat terpenuhi.
Selain fasilitas transportasi gratis dari Kantor Dishub Kabupaten Kediri menuju Taman Mini Indonesia Indah, peserta juga akan mendapatkan konsumsi berupa air mineral dan satu kali makan nasi kotak selama perjalanan.
Setelah pendaftaran ditutup, panitia akan melakukan proses validasi dan verifikasi untuk memastikan peserta memenuhi kriteria yang telah ditentukan.
Nanang mengakui pada pelaksanaan tahun sebelumnya terdapat sejumlah peserta yang telah lolos verifikasi namun tidak hadir saat hari keberangkatan tanpa konfirmasi.
Hal tersebut dinilai merugikan calon peserta lain yang sebenarnya ingin ikut namun tidak kebagian kuota.
"Kami sangat menyayangkan jika ada yang sudah daftar dan diverifikasi tetapi tidak hadir tanpa kabar. Harapannya tahun ini yang mendaftar benar-benar serius sehingga kuota bisa dimanfaatkan maksimal," tegasnya. (uji/van)















