Selasa, 18 September 2018 23:21

​Tak Ada Gugatan ke MK, Khofifah Melenggang Mulus ke Grahadi

Kamis, 12 Juli 2018 01:48 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
​Tak Ada Gugatan ke MK, Khofifah Melenggang Mulus ke Grahadi
Hadi Mulyo Utomo, SH, MH, Ketua Tim Hukum dan Advokasi Pasangan Khofifah-Emil.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Khofifah Indar Parawansa dipastikan melenggang mulus menuju Gedung Negara Grahadi yang menjadi simbol kekuasaan pemerintahan di Jawa Timur. Praktis calon Gubernur Jatim nomor urut 1 itu tinggal menunggu penetapan pemenang pilgub oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim.

Jalan mulus Khofifah menuju kursi Jatim 1 itu setelah adanya kepastian pasangan Saifullah Yusuf - Puti Guntur Soekarno tidak melayangkan gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) pasca rekapitulasi suara tingkat provinsi oleh KPU Jatim, Sabtu (7/7) lalu.

Ketua tim hukum dan advokasi pasangan Khofifah-Emil, Hadi Mulyo Utomo mengungkapkan pihaknya telah melakukan pengecekan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Hasilnya, tak ada permohonan gugatan dari pihak pasangan calon nomor urut 2 untuk pilgub Jatim.

"Dengan tidak ada permohonan PHPU per tanggal 10 Juli 2018 pukul 23.59 WIB maka kesempatan waktu Paslon No. Urut 2 mempergunakan Hak Gugat (Legal Standing) dinyatakan berakhir," urai Hadi, Rabu (11/7).

Alumni Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair) ini menjelaskan, menurut pasal 157 UU No. 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Wali Kota, Bupati, tertulis batas pengajuan permohonan penyelesaian sengketa Hasil Pemilihan adalah 3 hari terhitung sejak Pleno Hasil Rekapitulasi Perhitungan Suara Pilgub Jatim oleh KPU Provinsi Jatim.

Pengacara mantan Sekda Gresik, Husnul Khuluq dalam kasus PT Smelting ini mengungkapkan saat ini Khofifah-Emil hanya menunggu proses administratif yaitu penetapan paslon Gubernur dan Wagub terpilih oleh KPU Jatim.

"Di mana untuk melakukan penetapan tersebut KPU Jatim harus memperoleh surat keterangan bahwa tidak terdapat gugatan dari Mahkamah Konstitusi. Surat keterangan itu akan dikeluarkan pada tanggal 23 Juli mendatang," ujar mantan staf pengajar di Fakultas Hukum Universitas Surabaya (Ubaya) itu.

Terpisah, Komisioner KPU Jatim Choirul Anam mengatakan, sampai batas akhir mengajukan gugatan PHPU ke MK, pihaknya belum mendapat informasi adanya permohonan gugatan dari paslon nomor 2 ke MK. Walaupun begitu, KPU Jatim belum bisa mengumumkan paslon terpilih karena menunggu pengumuman keputusan MK.

"KPU Jatim masih harus menunggu hasil penetapan resmi dari Mahkamah Konstitusi (MK). Sesuai jadwal MK baru akan membuat surat penetapan ada tidaknya gugatan sengketa hasil Pilkada serentak 2018 pada tanggal 23 Juli mendatang. Satu hari setelah itu tepatnya 24 Juli baru KPU menetapkan paslon terpilih. Karena surat penetapan MK itu akan menjadi dasar bagi KPU Jatim untuk menetapkan Gubernur Jatim terpilih," tandas Anam.

Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur (Jatim) telah menetapkan hasil rekapitulasi suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018. Pasangan Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak dinyatakan sebagai pemenang dengan memperoleh 10.465.218 suara atau 53,55 persen. Sementara pasangan Saifullah Yusuf - Puti Guntur Soekarno hanya mendulang 9.076.014 suara atau 46,45 persen. Selisih perolehan suara kedua pasangan 7,1 persen. (mdr/ian)

Suparto Wijoyo
Senin, 17 September 2018 22:10 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEMOKRASI sejak mulanya adalah kerumunan yang meneguhkan kekuatan tanda kuasa sedang digumpalkan. Rakyat terlibat langsung untuk mengatur penyelenggaraan negara kota (polis) yang skala kepentingan maupun wilayahnya tidak seleba...
Selasa, 11 September 2018 13:55 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Cukup jelas pesan ayat studi ini, bahwa Allah SWT pasti menyayangi hamba-Nya yang mau be...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 18 Agustus 2018 10:03 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Minggu, 16 September 2018 18:57 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Wisata susur sungai sekarang sudah ada di Kabupaten Tuban, tepatnya di Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding. Destinasi wisata susur sungai bernama Wisata Tubing ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kebuda...