Menteri Pertanian bersama Gubernur Khofifah saat memberi keterangan ke awak media. Foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/BANGSAONLINE
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengapresiasi kinerja sektor pertanian Jawa Timur di bawah kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa. Jawa Timur dinilai konsisten berada di jajaran tiga besar nasional, bahkan menjadi produsen utama sejumlah komoditas strategis.
“Pertanian Jawa Timur selama dipimpin Ibu Gubernur Khofifah selalu berada di posisi tiga besar nasional, bahkan beberapa komoditas nomor satu di Indonesia. Ini luar biasa dan patut diapresiasi,” ujarnya usai rapat koordinasi percepatan hilirisasi perkebunan di Surabaya, Selasa (23/12/2025).
BACA JUGA:
- Sambut Kepulangan Kloter Pertama Jemaah Haji dari Jawa Timur, Khofifah Apresiasi Layanan Imigrasi
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
- Pecel Masuk 10 Besar Salad Terbaik Dunia, Khofifah: Bukti Kuliner Jatim Mendunia
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
Ditegaskan olehnya, peran Jawa Timur sangat krusial dalam mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional, khususnya pada komoditas tebu dan gula. Sekitar 50 persen kebun tebu nasional berada di Jawa Timur, sehingga keberhasilan daerah ini menjadi kunci utama target nasional menghentikan impor gula putih tahun depan.
“Kalau Jawa Timur berhasil, insyaallah tahun depan Indonesia tidak akan impor gula putih. Dari total target nasional 100 ribu hektare tebu, 70 ribu hektare atau 70 persen berada di Jawa Timur,” kata Amran.
Selain tebu, sektor peternakan Jawa Timur juga dinilai memiliki kinerja sangat baik. Kementerian Pertanian bahkan berencana membangun fasilitas produksi grandparent stock (GPS) ayam milik negara pertama di Indonesia yang akan berlokasi di Jawa Timur.
“Ini akan menjadi yang pertama di Indonesia dan kita bangun di Jawa Timur,” imbuhnya.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




