"Melihat Mas Emil punya data-data yang sangat luar biasa dan itu tidak dimiliki calon lain, saya kira bagi Muhammadiyah kelebihan Mas Emil tersebut sebagai sesuatu yang menarik, apalagi dari dua calon yang ada tidak ada yang berangkat dari Muhammadiyah, sehingga hasil debat ini menjadi referensi kita dalam menentukan pilihan," terangnya.
Hal lain yang menjadi catatan penting, lanjut Agus, bahwa Emil satu-satunya calon wakil gubernur yang mau datang ke kantor Muhammadiyah. "Sehingga hal ini merupakan sinyal bagi teman-teman dalam pemilihan tanggal 27 Juni nanti. Ke mana arahnya pasti semua sudah tahu," tuturnya.
Ini juga, sambung Agus, merupakan pesan bawasanya Emil merupakan bagian dari teman-teman Pemuda Muhammadiyah.
"Kesamaan visi dan misi dalam melihat dan mengangkat peran pemuda dalam membangun desa serta daerah juga menambah bobot dukungan tersebut."
Dalam dialog kepemudaan bersama Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Ponorogo itu Emil menyampaikan terimakasihnya atas dukungan tersebut.
Pria yang masih menjabat sebagai co-Presiden UCLG ASPAC atau wakil presiden asosiasi pemerintah daerah se Asia Pasifik ni menerangkan banyak program yang diusung dan akan diabdikan untuk masyarakat Jawa Timur, utamanya untuk merangkul pemuda milenial ternasuk di dalamnya Pemuda Muhammadiyah sebagai insan produktif dan berdaya saing. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




