Sabtu, 15 Mei 2021 15:49

Dandim Tuban Pimpin Upacara Harkitnas ke-110

Senin, 21 Mei 2018 21:34 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Suwandi
Dandim Tuban Pimpin Upacara Harkitnas ke-110
Dandim 0811 Tuban, Letkol Infanteri Nur Wicahyanto menjadi inspektur upacara dalam peringatan Harkitnas Ke-110 di alun-alun, Senin (21/05).

TUBAN,BANGSAONLINE.com - Komandan Kodim (Dandim) 0811 Tuban Letkol Infanteri Nur Wicahyanto menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Ke-110 di alun-alun, Senin (21/05).

Upacara yang dihadiri Bupati, Wakil Bupati, serta jajaran Forkopimda Tuban ini diikuti sekitar 500 peserta upacara yang terdiri dari perwakilan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI, Polri, Satpol PP, dan beberapa lembaga pendidikan yang ada di Bumi Wali.

Sebagai inspektur upacara, Dandim Nur Wicahyanto membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudantara.

"Peringatan Harkitnas perlu dipandang sebagai momentum untuk menggelorakan semangat kebangkitan nasional untuk tidak pernah memudar. Hal ini sebagai upaya untuk menunjukkan urgensi bagi kehidupan bangsa sehari-hari. Oleh sebab itu, Harkitnas Ke-110 yang mengusung tema Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia Dalam Era Digital," ujarnya.

BACA JUGA : 

​Ratusan Prajurit Kodim 0811 Tuban Jalani Vaksinasi Covid-19

​Lahir Tak Sempurna, Bayi di Tuban Ditolong TNI

Pinta Jajarannya Terus Dampingi Petani, Upaya Kodim 0811/Tuban Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

​Cegah Klaster Baru Saat Pergantian Tahun, Pos Pengamanan Nataru Tuban Diperketat

"Hal ini sebagai wujud upaya-upaya penyadaran setiap masyarakat Indonesia untuk mengembangkan diri dan merebut setiap peluang untuk meningkatkan kapasitas diri yang dibuka oleh berbagai pihak, baik oleh pemerintah, badan usaha, maupun masyarakat sendiri," ungkap Dandim.

"Era digital ini perlu adanya pengembangan Kapasitas SDM dalam konteks pemerataan dalam pengertian kewilayahan. Tujuannya, agar bangsa Indonesia bangkit secara bersama-sama dalam kerangka kebangsaan Indonesia dengan menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan tiap elemen di masyarakat".

"Hal ini sesuai dengan pemaparan Bung Karno yang menggambarkan Persatuan Bangsa layaknya Sapu Lidi. Jika tidak diikat, maka lidi tersebut akan tercerai berai, tidak berguna dan mudah dipatahkan. Tetapi jikalau lidi-lidi itu digabungkan, diikat menjadi sapu, mana ada manusia bisa mematahkan sapu lidi yang sudah terikat".

"Menurut Perkiraan Badan Pusat Statistik, pada Tahun 2028 sampai 2031, bangsa Indonesia akan memasuki era keemasan dalam konsep kependudukan yaitu bonus demografi. Di samping itu, angka ketergantungan penduduk diperkirakan mencapai titik terendah, yaitu 46,9 persen".

"Karena itu, diperlukan upaya guna mendorong dunia pendidikan, di antaranya bekerja sama dengan industri dan bisnis, untuk mencari terobosan-terobosan baru dalam pendidikan vokasi".

"Untuk itu, marilah bersama-sama menjauhkan dunia digital dari anasir-anasir pemecah-belah dan konten-konten negatif agar generasi penerus bangsa bebas berkreasi, bersilaturahmi, berekspresi, dan mendapatkan manfaatnya," pungkas Dandim kelahiran Solo tersebut. (wan/ian)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 15 Mei 2021 09:10 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Kerusuhan 13 Mei 1998 terus diperingati oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia. Korban aksi anarkis itu sebagian memang etnis Tionghoa.Uniknya, mereka memperingati dengan menyajikan rujak pare dan sambal jombrang. Apa maksud...
Kamis, 13 Mei 2021 19:51 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...