Senin, 27 Mei 2019 11:12

Launcher Girder Ambruk Ganggu Proyek Tol Solo-Kertosono

Senin, 21 Mei 2018 18:05 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Rony Suhartomo
Launcher Girder Ambruk Ganggu Proyek Tol Solo-Kertosono
Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto saat meninjau ambruknya launcher girder jembatan penghubung tol Jomo dengan Tol Kertosono-Wilangan. foto: RONY S/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Jembatan yang menghubungkan tol Jombang-Mojokerto (Jomo) dengan tol Kertosono-Ngawi sepertinya belum dapat difungsikan pada saat mudik lebaran nanti. Lantaran, launcher yang digunakan membangun jembatan tersebut ambruk, Senin (21/5/2018).

Kapolres Jombang AKPB Fadli Widiyanto mengatakan, ambruknya launcher girder itu terjadi pada saat penataan alat bantu pemasangan girder atau balok beton tersebut. ia mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.

“Tadi alat ini dipasang untuk memindahkan girder. Pada saat disetting, alat ini terjadi goncangan, kemudian rubuh. Harusnya hari ini girder langsung masuk, tapi karena rubuhnya launcher ini tidak jadi,” kata Kapolres saat meninjau lokasi, Senin (21/5/2018).

Ambruknya launcher ini masih dalam penyelidikan internal pihak kontraktor. Menurut Kapolres, informasi yang didapat, robohnya launcher tersebut akibat fenomena alam. Yakni kencangnya tiupan angin yang terjadi di atas jembatan sepanjang 50,81 meter.

“Informasi sementara dari pihak kontraktor, karena kondisi angin yang kencang. Jadi saat berdiri, belum ditata sudah roboh ke sebelah kiri,” imbuhnya.

Dibutuhkan waktu tiga hari untuk menata ulang launcher guna menaikan girder atau balok beton itu ke atas tiang penyangga yang membentang di avour sungai Besuk yang membelah antara Desa Bandar Kedungmulyo dengan Gondangmanis. Padahal ditargetkan, jembatan ini sudah bisa difungsikan pada arus mudik lebaran 2018 nanti.

“Untuk Arus mudik akan dipakai satu jalur. Ini dikebut terus pekerjaannya, semoga pada saat arus mudik bisa dipakai satu lajur sehingga bisa mengurangi kemacetan di wilayah Jombang dan Nganjuk,” jelasnya.

Ditanya seputar apakah ada kelalaian saat pemasangan launcher ini, Kapolres mengaku hal itu kewenangan internal kontraktor yang mengerjakan pembangunan proyek ini. Namun yang pasti Kapolres memastikan tidak ada korban jiwa saat peristiwa terjadi.

“Kalau untuk kelalaian itu kewenangan pihak internal, apakah tekniknya tidak sesuai atau karena alam. Karena memang anginnya agak kencang. Semoga tidak mengganggu target,” tandasnya. (ony/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...