Minggu, 21 Oktober 2018 14:07

STAIN Pamekasan Resmi Bertransformasi​ Menjadi IAIN Madura

Kamis, 12 April 2018 23:55 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Erri Sugianto
STAIN Pamekasan Resmi Bertransformasi​ Menjadi IAIN Madura

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - STAIN Pamekasan resmi menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura per tanggal 7 April 2018. Pada tanggal yang sama, Perpres Nomor 28 Tahun 2018 tentang IAIN Madura telah dicatatkan pada Lembaran Negara Nomor 5 Tahun 2018.

Ketua STAIN Pamekasan Mohammad Kosim mengaku sangat bersyukur dengan terbitnya Lembaran Negara Nomor 5/2018 tersebut. "Dengan begitu, telah sah status STAIN naik jadi IAIN Madura," ujar Kosim kepada awak media, Kamis (12/04).

Perjuangan segenap civitas akademikia STAIN Pamekasan untuk naik status jadi IAIN, menjadi torehan catatan istimewa bagi Madura. Pasalnya, Pulau Madura telah lama hanya memiliki satu Universitas Negeri dan hingga kini belum menambah yang lain.

Keberadaan IAIN Madura di Pamekasan ini, menjadi satu langkah lagi untuk melahirkan satu lagi Universitas Negeri di Pulau Madura. Jika IAIN Madura terus berbenah, bukan tidak mungkin kelak akan naik status jadi Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, seperti yang diraih IAIN Malang jadi Universitas Islam Negeri Malang.

"Alhamdulillah Perpres telah dicatatkan dalam Lembaran Negara per Sabtu 7 April 2018 kemarin. Itu menandakan IAIN Madura telah sah berdiri," ungkap Kosim.

Menurut Kosim, proses peresmian alih status kampus yang dipimpinnya masih menunggu momentum yang tepat, sekaligus peresmian dari pemerintah. Kosim berencana peresmian alih status kita agendakan bersamaan dengan launching terjemahan Alquran ke dalam bahasa Madura yang saat ini sudah masuk proses validasi.

"Insya Allah pertengahan tahun ini status STAIN pamekasan resmi bertransformasi menjadi IAIN Madura," pungkas Kosim.

Perlu dipahami, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) adalah perguruan tinggi islam negeri di Indonesia yang menyelenggarakan pendidikan akademik dalam disiplin ilmu keagamaan Islam. (err/rev)

Suparto Wijoyo
Rabu, 17 Oktober 2018 11:08 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DARI Malang menuju Bekasi. Begitulah aksi KPK dalam melakukan gerakan senyap OTT yang melibatkan para bupati kedua daerah itu. Simbul para koruptor kian menjalar dari daerah ke daerah untuk merapatkan barisan sambung-meny...
Sabtu, 20 Oktober 2018 19:42 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Menjadi viral saat ada rombongan umrah menyanyikan lagu Ya Lal Wathan, termasuk yang memb...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...