Banyak jalan di wilayah Kabupaten Blitar yang rusak.
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Tahun 2018 ini anggaran untuk perbaikan jalan di Kabupaten Blitar dipastikan mengalami penurunan dibanding tahun 2017 lalu. Penurunannya anggatan perbaikan jalan itu bahkan mencapai angka sekitar Rp 60 miliar.
Dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Bidang Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar Nanang Adi membenarkannya. Menurutnya, tahun 2018 ini ada 119 titik jalan di Kabupaten Blitar yang mendapatkan jatah perbaikan dan perawatan. Dari total 119 titik itu, anggaran yang disediakan sebesar Rp 140 miliar.
BACA JUGA:
- PAD Kabupaten Blitar 2025 Hampir Capai Target, Dewan Soroti Retribusi
- ASN di Blitar Wajib Hadir ke Kantor, Bupati Sebut WFA Tunggu Arahan Pemerintah Pusat
- Bupati Rijanto Apresiasi DPRD atas Pengesahan Enam Perda Strategis untuk Kemajuan Kabupaten Blitar
- Pemkab Blitar Revitalisasi Lahan Eks Pasar Kanigoro Jadi Ruang Publik
Jumlah itu mengalami penurunan dibandingkan tahun 2017 lalu. Pada 2017 anggrannya mencapai sekitar Rp 200 milliar lebih untuk perbaikan dan pemeliharaan jalan. Penurunan anggaran itu disebabkan karena anggaran dari pemerintah pusat mengalami penurunan yang secara otomatis berpengaruh pada APBD.
"Iya memang tahun ini memang ada penurunan sekitar Rp 60 miliar jika dibandingkan dengan tahun lalu," ungkap Nanang Adi, Selasa (27/3).
Nanang menjelaskan, sumber anggaran perbaikan dan perawatan jalam tersebut berasal dari dana alokasi umum (DAU), dana bantuan dari Provinsi Jawa Timur, serta dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat.
Tahun ini total ada sekitar 110 kilometer jalan yang akan diperbaiki. Rinciannya, sekitar 40 kilometer berupa peningkatan jalan, dan 70 kilometer berupa pemeliharaan jalan. "Meski ada penurunan namun tahun ini tetap kita lakukan perbaikan dan perawatan sejumlah titik jalan di Kabupaten Blitar," paparnya.
Untuk diketahui kondisi jalan di Kabupaten Blitar saat ini masih banyak yang mengalami kerusakan. Bahkan beberapa waktu lalu ada aksi penanaman pohon pisang akibat jalan rusak tak kunjung diperbaiki. Bahkan ada sebagian masyarakat yang rela mengeluarkan uang pribadinya untuk menambal aspal yang berlubang menggunakan semen. Akibat jalan yang berlubang sering menimbulkan kecelakaan. (ina/rd)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




