Minggu, 26 Mei 2019 15:16

Catatan Dahlan Iskan: Menanti Website Baru Bernama: disway.id

Selasa, 06 Februari 2018 22:09 WIB
Wartawan: -
Catatan Dahlan Iskan: Menanti Website Baru Bernama: disway.id
Dahlan Iskan.

Oleh: Dahlan Iskan

Akhirnya baru pada tahun 2018 ini Dahlan Iskan punya wesite pribadi. Namanya ''disway''.

Memang begitu banyak blog dan sejenisnya yang menggunakan nama Dahlan Iskan atau Iskan Dahlan. Tapi itu bukan.

Dahlan tidak pernah mempersoalkannya. Isinya sangat ok. Mengambil dari tulisan-tulisan Dahlan di berbagai koran. Bahkan Dahlan mengucapkan terima kasih, dan bertekad tidak perlu lagi punya website pribadi.

Tapi sejak akhir tahun 2017 Dahlan tidak lagi menulis di koran. Padahal kami tahu jarinya gatal kalau tidak menulis.

Teman-temannya mengusulkan agar Dahlan terus menulis. Ada yang membantunya mendesainkan dan mengelola website, termasuk mencarikan nama domain-nya itu: disway.id.

Ejaan yang asli sebenarnya DI'sWay. Tapi domain name tidak boleh seperti itu.

Dahlan merasa sangat cocok dengan nama itu. Itu pernah jadi judul buku. Ketika seorang wartawan muda berprestasi bernama Aris Darmawan menulis buku tentang Dahlan Iskan pada tahun 2014.

Kapan disway.id akan mulai terbit? Dan mulai bisa diakses? Teman-teman Dahlan mengusulkan tanggal 9 Februari 2018. Tepat di Hari Pers Nasional, pada pukul 9 pagi. Begitulah, tiap hari akan ada tulisan baru pada jam 9 pagi.

Dahlan memang tokoh pers. Bahkan masih menjabat Ketua Umum Serikat Penerbit Suratkabar Indonesia, sampai sekarang.

Saat teman-temannya menyiapkan disway.id ini sebenarnya Dahlan lagi sakit. Masuk rumah sakit di Madinah ketika lagi umroh. Lalu masuk rumah sakit di Surabaya, akhirnya masuk rumah sakit di Singapura.

Diagnosanya mengejutkan: aorta dissertion. Mengancam kematiannya, untuk ketiga kalinya. Yakni setelah operasi ganti hati (2007), menabrakkan mobil listrik ke tebing (2013), dan kini aorta dissertion (2017 akhir).

Kini Dahlan menuju sehat kembali dan menjadi manusia setengah bionic.

Bagaimana Dahlan menderita aorta dissertion? Cerita itulah yang akan dimunculkan di hari pertama penerbitan disway.id. Ditulis secara serial selama 10 hari.

Berikutnya Dahlan diminta untuk terus menulis di disway.id agar bisa diakses oleh siapa saja. Oleh media apa saja yang akan mengutipnya. Kalau perlu tanpa menyebutkan sumber websitenya. (*)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...