Rabu, 27 Mei 2020 03:36

Gedung SDN 2 Pancur Pasuruan Ambruk, Komisi IV Tuding Kontraktor Kurang Profesional

Sabtu, 27 Januari 2018 20:29 WIB
Wartawan: Ahmad Fuad
Gedung SDN 2 Pancur Pasuruan Ambruk, Komisi IV Tuding Kontraktor Kurang Profesional
Beberapa ruang kelas yang ambruk.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Gedung sekolah ambruk kembali terjadi di wilayah Kabupaten Pasuruan. Usai kejadian SDN 2 Kutorejo ambruk di wilayah Pandaan tahun lalu, kini menimpa SDN 2 Pancur di Desa Pancur, Lumbang, Pasuruan.

Dengan kejadian tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Kab Pasuruan Dr. H. Kasiman menuding bahwa kontraktor dan pengawas kurang propesional dan proporsional. "Kontraktor dan pengawas dari Dispendik keduanya sama," tandas Kasiman kepada BANGSAONLINE melalui aplikasi WhatsApp, Sabtu (27/1).

Dia menjelaskan bahwa kronologi kejadian SD ambruk tersebut diperkirakan pukul 24.00 WIB. Adapun penyebabnya ia belum bisa menjelaskan. "Intinya menurut informasi yang saya dapat tau-tau ambruk. Gak ada angin, gak ada hujan dan juga gak ada bencana," kata Kasiman.

Kasiman menyayangkan karena renovasi sekolah tersebut dilakukan pada tahun 2015. Namun hasilnya seperti itu, tentunya hal itu sudah jelas menunjukkan bahwa kontraktor dan pengawasan kurang inten.

Dia juga memaparkan bahwa yang ambruk tersebut mencapai tiga lokasi dan itu terdiri dari ruang kelas baru. Kasiman berencana Senin depan akan melakukan sidak ke lapangan bersama anggota lainya untuk meninjau langsung.

Kasiman berharap, pengawasan dari Dispendik  lebih intens lagi terkait progres pembangunan ke depan. Khususnya progres pembangunan ruangan umum, kantor, atau lokasi yang berpenghuni. Sebab menurut Kasiman, kejadian SD ambruk ini sudah dua kali. Tentunya ini sangat berpengaruh terhadap kenyamanan bersama, khususnya mental anak-anak didik yang dibikin kurang tenang. 

"Memang dalam insiden tersebut tidak ada korban, tapi kita harus melakukan kajian yang lebih matang lagi terkait pembangunan," tegasnya.

Dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka. Namun yang jelas kondisi sekolah tersebut menelan biaya ratusan juta, untuk perbaikan kembali. 

Kepala Dinas Pendidikan Dr. H. Iswahyudi belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp. Dalam pesan yang dikirim, ia tak menjawab meski tampak sudah dibaca. (afa/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...