Jumat, 07 Mei 2021 22:39

Panwaslu Pamekasan Warning ASN dan Kades Tidak Terlibat Dalam Pilkada

Sabtu, 27 Januari 2018 01:03 WIB
Wartawan: Erri Sugianto
Panwaslu Pamekasan Warning ASN dan Kades Tidak Terlibat Dalam Pilkada
Abdullah Saidi

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Panitia Pangawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Pamekasan, memberikan peringatan keras terhadap semua Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kepala desa untuk bersikap netral dalam menghadapi pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) 27 Juni 2018 mendatang.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Panwaslu Pamekasan Abdullah Saidi. Selama ini, kata dia, Panwaslu mencium adanya keterlibatan sejumlah kades dan ASN yang ikut saat proses pendaftaran bakal calon ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan beberapa hari yang lalu.

“Kami sudah mengimbau kepada semua ASN sampai ke tingkat paling rendah yakni kepala desa agar bersikap netral dan tidak ikut dalam politik praktis,” tutur Saidi, Jum'at (26/01).

Menurutnya, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, seluruh pegawai negeri sipil terlibat dilarang dalam kegiatan kampanye, baik menjadi anggota ataupun terlibat di dalamnya.

BACA JUGA : 

Pamekasan Bakal Gelar Festival Pameran Batik Toket Go Internasional

Masa Tenang, Panwaslu Pamekasan Tertibkan APK dari Spanduk Hingga Stiker

Gelar Bimtek, Panwaslu Pamekasan Minta PPL Netral

Panwaslu Pamekasan Tertibkan APK Serentak di 13 Kecamatan

Selain itu para ASN tidak diperkenankan menggunakan fasilitas negara untuk berkampanye serta tidak diperbolehkan mengganggu jalannya kampanye calon pimpinan daerah.

Pihaknya sudah sejak lama, memberikan imbauan juga memperingatkan melalui surat kepada semua ASN agar bersikap netral dalam pilkada. “Saya sendiri mengimbau dari kemarin bahkan pakai surat kepada semua ASN termasuk kepala desa itu harus netral, dan tidak ikut semacam kampanye maupun yang lainnya dalam pilkada ini,” ucap Saidi.

Jika memang ada bukti keterlibatan ASN dalam hal pilkada, pihaknya menegaskan tidak akan segan-segan untuk memanggil yang bersangkutan guna dimintai keterangan.

“Kalau memang terbukti ada ASN maupun kepala desa yang ikut mendukung salah satu pasangan calon (paslon) pasti akan saya mintai keterangan dan akan saya sampaikan ke pihak yang bertanggungjawab termasuk instansi di atasnya,” tegasnya. (err/rev)

Suami Takut Istri
Kamis, 06 Mei 2021 18:19 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dalam seminar bertema gender, Gus Dur ditanya seorang peserta. Pertanyaannya sangat sensitif dan pribadi. “Gus, katanya beberapa kiai juga takut pada istri. Apa Gus Dur juga takut pada istri?,” tanya orang itu....
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Jumat, 07 Mei 2021 06:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wartawan kondang Dahlan Iskan mencatat dua waswas setelah pengumuman pertumbuhan ekonomi triwulan pertama 2021 ternyata minus hampir 1 persen.Apa saja? Silakan baca tulisan wartawan kawakan itu di HARIAN BANGSA dan BANGSA...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 07 Mei 2021 10:42 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...