Selasa, 26 Maret 2019 08:06

Pasca Perombakan AKD, Komisi I DPRD Gresik segera Tindaklanjuti Pengaduan P3D Ngepung

Minggu, 21 Januari 2018 16:38 WIB
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Pasca Perombakan AKD, Komisi I DPRD Gresik segera Tindaklanjuti Pengaduan P3D Ngepung
Panitia P3D Ngepung saat mengumumkan nama-nama perangkat desa yang lolos.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Wakil Ketua Komisi I DPRD Gresik Mujid Riduan berjanji akan segera menindaklanjuti pengaduan warga Desa Ngepung Kecamatan Kedamean terkait dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa (P3D) pasca perombakan alan kelengkapan dewan (AKD).

"Pengaduan P3D Ngepung itu sudah masuk dan diterima Komisi I. Namun, tindaklanjutnya nunggu rolling alat kelengkapan," ujarnya kepada Bangsaonline.com, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, pengaduan ini dilaporkan oleh Nurul Azis selaku warga Desa Ngepung yang juga peserta P3D yang tidak lolos. Dalam laporannya, ia menyebut ada 6 dugaan kejanggalan dalam pelaksanaan P3D.

Yakni, pertama, pengumuman yang dilakukan pada tanggal 8 Januari, padahal pada tanggal 9 Januari 2018 masih ada tes P3D. Kedua, Panitia P3D meminta 17 peserta tes P3D agar membawa pensil 2B dan ballpoint pilot karena pakai sistem lembar jawaban komputer (LJK). Namun saat tes berlangsung ternyata tidak ada LJK.

Kemudian ketiga, saat pengumuman hanya berpedoman tes tulis. Padahal, seharusnya tercantum tes IQ juga sebagai pedoman. Kelima, selisih skor nilai antara peserta yang diterima dan yang tak diterima sangat mencolok. Peserta diterima nilai skornya rata-rata 70 ke atas, sedangkan yang tak diterima skornya 60 ke bawah.

Dan keenam, di surat pengumuman hasil tes tidak ada tanda tangan dan stempel resmi dari panitia P3D dan penguji. "Semua bukti itu sudah kami serahkan ke DPRD dalam pengaduan. Saya berharap Komisi I memberikan rekomendasi kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) agar P3D Ngepung dibatalkan karena cacat hukum," kata Azis beberapa waktu lalu. (hud/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...