Kamis, 17 Oktober 2019 23:41

​Puluhan Gerobak Sampah Parkir di depan DPRD Sidoarjo, Penggeledek Protes Hal ini

Senin, 06 November 2017 17:09 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
​Puluhan Gerobak Sampah Parkir di depan DPRD Sidoarjo, Penggeledek Protes Hal ini
Puluhan Gerobak sampah yang diparkir di depan kator DPRD Sidoarjo, Senin (6/11).

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Ada pemandangan yang lain dari biasanya di kantor DPRD Sidoarjo, Senin (6/11). Puluhan gerobak sampah terlihat diparkir persis di depan kantor wakil rakyat itu.

Belakangan diketahui, Sebanyak 20 penggeledek Sampah itu protes karena tidak diperkenankan membuang ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) di kawasan Lingkar Timur. Mereka melakukan aksi damai dengan memarkir geledek sampahnya di depan kantor DPRD Sidoarjo.

"Kita meminta TPST Lingkar Timur dibuka kembali karena sejak tutup kita buang ke TPA Jabon, terlalu jauh," ucap Sujar, penggeledek yang setiap hari mengambil sampah dari rumah ke rumah di wilayah Kecamatan Sidoarjo ini.

Ia mengaku, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo sebenarnya sudah memberikan solusi membuang ke tiga TPS yakni di TPS Makam Praloyo, Bluru dan Kemiri. "Namun, saat rekan saya Faris membuang di Kemiri, di sana mendapat tarikan sebesar 50 ribu rupiah," tambah warga Desa Rangkah Kidul ini.

Sementara itu, Staf THL Bidang Kebersihan DLHK Budi Santoso saat ditemui di TPST Bakti Bumi Lingkar Timur mengakui jika TPST ditutup sejak tanggal 28 Oktober 2017 dengan dalih penataan ulang. Sedangkan untuk pelayanan pengangkutan dialihkan di tiga titik TPS tersebut di atas.

"Berdasarkan surat yang ditandatangani oleh Bapak Bahrul Amiq, Kepala Dinas LHK Bahwa TPST di Lingkar Timur ditutup karena ada perbaikan dan penataan ulang," ujar Budi Santoso.

Terkait dugaan tarikan sebesar Rp 50 ribu setiap membuang sampah di tiga TPS yang ditunjuk tersebut, Budi mengaku belum mengetahui dan akan mengecek ke lapangan. Namun dirinya berharapa para petugas geledek sampah di wilayah Kecamatan Sidoarjo agar bersabar sembari menunggu proses pekerjaan selesai.

"jika pekerjaan selesai di TPST Lingkar Timur kita pasti akan membuka kembali dan mempersilakan untuk membuang sampah di sana," pungkas Budi. (cat/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...