Minggu, 26 Mei 2019 18:57

Baru 6 Jam Dimakamkan, Jenazah Warga Kerek Dibongkar Lagi Gara-gara Keluarga Tak Terima

Selasa, 31 Oktober 2017 00:21 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
Baru 6 Jam Dimakamkan, Jenazah Warga Kerek Dibongkar Lagi Gara-gara Keluarga Tak Terima

TUBAN, BANGSAONLONE.com - Sebuah makam di Desa Sidonganti, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban dibongkar lagi setelah sekitar 6 jam pemakaman. 

Almarhumah diketahui bernama Sei (40) warga setempat yang meninggalkan seorang anak laki-laki kelas 1 SMP dan suami bernama Supraptono.

Pihak keluarga jenazah tidak terima dengan kematian korban karena dinilai tidak wajar. Mereka mengajukan pembongkaran makam kepada perangkat desa dan polsek setempat untuk dilakukan visum ke RSUD Dr. Koesma.

Kasbini (47), paman almarhumah, mengaku curiga ketika diberi kabar jika keponakannya telah meninggal dunia. Ia mengaku saat itu tidak sempat melihat jasad korban. "Kabar dari suami almarhumah, korban meninggal akibat jatuh dan mengidap penyakit darah tinggi," jelas Kasbini.

Kecurigaan keluarga korban muncul setelah melihat adanya darah segar di atas tikar pembungkus jenazah. Namun, saat itu suami korban menghendaki untuk tetap dilakukan pemakaman. "Setelah dibongkar, ternyata ada luka di bagian bawah dagu korban," tambahnya.

BERITA TERKAIT: 

Untuk itu, Kasbini meminta kejelasan atas kematian keponakannya dari sang suami. Usai berunding, akhirnya Kasbini mengajukan surat permohonan pembongkaran makam kepada perangkat desa setempat. "Dengan dibantu warga setempat akhirnya berhasil dibongkar," pungkasnya.

Sebelumnya, jenazah Sei dimakamkan sekitar pukul 12.00 WIB dan dibongkar usai sholat magrib sekitar pukul 18.30 WIB. Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian Resort Tuban belum memberikan keterangan terkait penyebab meninggalnya Sei warga Desa Sidonganti tersebut. (gun/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...