Sabtu, 21 April 2018 16:42

Bahayakan Ekosistem Laut, Mahasiswa Unirow Bersihkan Pantai dari Sampah Popok

Kamis, 12 Oktober 2017 22:18 WIB
Wartawan: Gunawan Wihandono
Bahayakan Ekosistem Laut, Mahasiswa Unirow Bersihkan Pantai dari Sampah Popok
Aksi mahasiswa Unirow saat bersih-bersih pantai.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban bekerja sama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton) mengadakan bersih-bersih sampah popok di sepanjang pesisir pantai Jalan RE Martadinata, Kelurahan Karangsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Kamis (12/10).

Gerakan tersebut sebagai wujud pembebasan pantai dari sampah popok (diapers), karena dinilai telah menjadi bencana bagi lingkungan, khususnya organism yang ada di ekosistem air.

Menurut Kepala Program Studi (Prodi) Biologi, FMIPA Unirow Tuban, Anisa Rahmawati, banyaknya sampah diapers tersebut memberikan dampak negatif bagi ekosistem lingkungan. Selain mencemari ekosistem laut, keberadaan sampah popok tersebut juga dapat mempengaruhi perkembangan ikan yang ada.

“Ini termasuk banyak, karena dalam satu tempat saja kita menemukan sekitar 700 buah popok, ini belum di titik lain,” jelasnya.

Menurutnya gerakan membersihkan sampah popok ini akan terus dilakukan ke depannya. Setidaknya ada tiga unsur dalam kandungan popok, yakni plastik, pemutih dan pewangi atau pelembut. Bahan dasar pembuatan popok itulah disinyalir penyebab sulit bahan tersebut untuk diurai.

“Butuh waktu sekitar 500 tahun untuk dapat mengurai sampah popok itu. Sehingga diperlukan perilaku khusus untuk sampah diapers ini, yakni dengan cara ditanam,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu mahasiswa Siti Nurun Nisail Muhibah mengatakan, selain kepedulian kita terhadap lingkungan, ini juga sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam bidang lingkungan. (gun/rev)

Kamis, 19 April 2018 18:28 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEBAT perdana Kandidat Gubernur Jawa Timur telah dihelat 10 April 2018 lalu dan terus mengiangkan diksi dan intonasi kata “kemiskinan” selama saya mengikutinya dalam perjalanan. Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil E...
Senin, 19 Maret 2018 19:42 WIB
Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .      Wa-aataynaa muusaa alkitaaba waja’alnaahu hudan libanii israa-iila allaa tattakhidzuu min duunii wakiilaan (2).Dzurriyyata man hamalnaa ma’a nuuhin innahu kaana ‘abdan syakuuraa...
Sabtu, 21 April 2018 12:32 WIB
Assalamualaikum Ustad, saya ingin bertanya. Bapak saya punya saudara laki-laki dan dia punya cucu perempuan, apakah boleh saya menikahinya. Mohon di jawab. Waalaikumsalam.(Muhammad Tesan, Netizen)Jawab:Status hubungan keluarga di atas adalah sudah ...
Jumat, 20 April 2018 23:01 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Ngawi dikenal mempunyai Alas Srigati atau Alas Ketonggo yang terletak 12 Km arah selatan dari kota. Menurut masyarakat Jawa, Alas Ketonggo merupakan salah satu wilayah angker atau ‘wingit’ di tanah Jawa.Ha...