Selasa, 21 Agustus 2018 12:58

Bahayakan Ekosistem Laut, Mahasiswa Unirow Bersihkan Pantai dari Sampah Popok

Kamis, 12 Oktober 2017 22:18 WIB
Wartawan: Gunawan Wihandono
Bahayakan Ekosistem Laut, Mahasiswa Unirow Bersihkan Pantai dari Sampah Popok
Aksi mahasiswa Unirow saat bersih-bersih pantai.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban bekerja sama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton) mengadakan bersih-bersih sampah popok di sepanjang pesisir pantai Jalan RE Martadinata, Kelurahan Karangsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Kamis (12/10).

Gerakan tersebut sebagai wujud pembebasan pantai dari sampah popok (diapers), karena dinilai telah menjadi bencana bagi lingkungan, khususnya organism yang ada di ekosistem air.

Menurut Kepala Program Studi (Prodi) Biologi, FMIPA Unirow Tuban, Anisa Rahmawati, banyaknya sampah diapers tersebut memberikan dampak negatif bagi ekosistem lingkungan. Selain mencemari ekosistem laut, keberadaan sampah popok tersebut juga dapat mempengaruhi perkembangan ikan yang ada.

“Ini termasuk banyak, karena dalam satu tempat saja kita menemukan sekitar 700 buah popok, ini belum di titik lain,” jelasnya.

Menurutnya gerakan membersihkan sampah popok ini akan terus dilakukan ke depannya. Setidaknya ada tiga unsur dalam kandungan popok, yakni plastik, pemutih dan pewangi atau pelembut. Bahan dasar pembuatan popok itulah disinyalir penyebab sulit bahan tersebut untuk diurai.

“Butuh waktu sekitar 500 tahun untuk dapat mengurai sampah popok itu. Sehingga diperlukan perilaku khusus untuk sampah diapers ini, yakni dengan cara ditanam,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu mahasiswa Siti Nurun Nisail Muhibah mengatakan, selain kepedulian kita terhadap lingkungan, ini juga sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam bidang lingkungan. (gun/rev)

Sabtu, 11 Agustus 2018 16:43 WIB
Oleh: Ach. Taufiqil Aziz*Sekitar jam 17.00, pada 9 Agustus 2018, kami sekeluarga masih menonton stasiun televisi tentang pengumuman Cawapres Jokowi. Di televisi, beberapa stasiun dan pengamat sudah menganalisa bahwa Mahfud MD (MMD) yang akan menjadi ...
Kamis, 16 Agustus 2018 17:26 WIB
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   In ahsantum ahsantum li-anfusikum wa-in asa'tum falahaa fa-idzaa jaa-a wa’du al-aakhirati liyasuu-uu wujuuhakum waliyadkhuluu almasjida kamaa dakhaluuhu awwala marratin waliyutabbiruu maa ‘al...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 18 Agustus 2018 10:03 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Rabu, 08 Agustus 2018 10:41 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Asosiasi Wisata Gua Indonesia (Astaga) dan Mahasiswa Pecinta Alam (Mahipal) Unirow Tuban akhirnya memaparkan data pemetaan gua di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Data tersebut dikeluarkan setelah tim me...