Kamis, 19 Oktober 2017 06:42

RGS Gelar Panggung Rakyat di Penutupan KKN-BBM Tematik ke-56 Unair di Bojonegoro

Kamis, 10 Agustus 2017 12:14 WIB
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
RGS Gelar Panggung Rakyat di Penutupan KKN-BBM Tematik ke-56 Unair di Bojonegoro
Ketua KKN-BMM Tematik ke-56 Unair Thaariq Ilham didampingi anggotanya saat menyerahkan cindera mata kepada Kades Pejok Mustahar. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - RGS (Relawan Gerakan Sosial) Kabupaten Gresik menggelar panggung hiburan rakyat dalam rangka penutupan KKN-BBM (Kuliah Kerja Nyata-Belajar Bersama Masyarakat) Tematik ke-56 Unair (Universitas Airlangga) Surabaya di Dusun Sambunggede, Desa Pejok, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (9/8/2017) malam.

Kegiatan tersebut juga digelar dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-72 tahun.

KKN Unair di Dusun Sambunggede ini diikuti oleh 9 mahasiswa. Mereka adalah Thaariq Ilham sebagai ketua kelompok (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Fatmah (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Daniel Wijaya (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik) dan Siti Rahmawati (Fakultas Kedokteran), Kevin Rachmalia (Fakultas Famasi), Hassan Arizzqi (Fakultas Perikanan dan Kelautan), Miranti Kusuma (Fakultas Ilmu Sosial Politik), Harini Lukika (Fakultas Ilmu Sosial Politik) dan Endah Nuraini (Fakultas Sains dan Teknologi).

Bekerjasama dengan PT. SI (Semen Indonesia) dan PT. PG (Petrokimia Gresik), RGS mengadakan sejumlah kegiatan dalam penutupan KKN di Dusun Sambunggede ini. Selain panggung hiburan rakyat dengan mendatangkan sejumlah artis Jawa Timur, acara ini diisi sejumlah kegiatan sosial, seperti pembagian paket sembako dan sejumlah uang, serta pembagian tanaman TOGA dan pohon.

Pendiri RGS H. M. Khozin Ma'sum kepada BANGSAONLINE.com mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung kegiatan KKN ini karena manfaat yang diterima masyarakat sangat banyak. "Mahasiswa bisa menularkan disiplin ilmunya masing-masing kepada masyarakat. Jadi sangat tepat dengan kebutuhan masyarakat," ujar Bendahara Umum DPP Bakuppi (Dewan Pimpinan Pusat Badan Kerjasama Ulama dan Pondok Pesantren Indonesia) ini.

(Pendiri RGS H. M. Khozin Ma'sum (dua dari kanan) bersama pejabat Muspika Kedungadem, Bojonegoro)

Abah Khozin, begitu panggilan akrabnya, mengaku bangga dengan para peserta KKN Unair yang telah bersedia mengabdi kepada masyarakat, sambil mengadakan berbagai kegiatan pemberdayaan terhadap warga Desa Pejok.

"Kegiatan KKN itu bisa membentuk karakter mahasiswa berjiwa sosial dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. KKN juga sebagai pembelajaran berinteraksi langsung dengan masyarakat sebelum mereka terjun langsung untuk memberikan pelayanan masyarakat," sambung pria yang juga ayah dari salah satu peserta KKN Unair, Siti Rahmati ini.

Sementara Ketua KKN-BBM Tematik ke-56 Unair, Thaariq Ilham menyatakan, KKN di Dusun Sambunggede Desa Pejok ini dilakukan mulai 18 Juli -12 Agustus 2017. Selama itu, banyak kegiatan yang telah dilakukan. Di antaranya, survei kesehatan, mengajar di SD, penyuluhan kanker serviks dan payudara, pemberian 200 Tanaman TOGA, pemberian 30 pohon perkebunan (sukun, mangga, nangka), penyuluhan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat), penyuluhan gosok gigi dan penyuluhan DBD (Demam Berdara Dengue).

"Alhamdulillah, selama KKN kami mendapatkan respon dan dukungan sangat positif dari masyarakat, khususnya kepala desa dan aparaturnya," ujarnya.

Untuk itu, Thaariq mewakili mahasiswa yang lain mengucapkan banyak terima kasih terhadap semua pihak, terlebih RGS. "Kami juga haturkan permohonan maaf kalau selama sekira 25 hari lakukan KKN ada salah," jelasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Kades Pejok, Mustahar. Ia sangat berterimakasih kepada peserta KKN karena telah banyak memberikan pengarahan dan ilmu kepada warganya. "Selaku wakil desa dan perangkat saya meminta maaf jika ada ucapan atau tutur kata yang tidak mengenakkan dari wargan. KKN kali ini banyak memberikan sumbangsih terhadap masyarakat kami," katanya.

Ia juga berpesan kepada ribuan masyarakatnya, khususnya para pemuda yang menyaksikan panggung hiburan agar menjaga kondusivitas desa. "Dengan adanya panggung hiburan penutupan KKN ini, jaga persatuan dan kesatuan," pungkasnya. (m.syuhud almanfaluty/adv)

(Pendiri RGS H. M. Khozin Ma'sum (tiga dari kanan) bersama pejabat Muspika Kedungadem foto bersama para artis)

Esais, Akademisi Fakultas Hukum, & Koordinator Magister Sains Hukum dan Pembangunan Sekolah Pascasar
Pendar Cahaya Sumamburat
Oleh: Suparto Wijoyo
Rabu, 18 Oktober 2017 18:43 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo. . .             HARI-hari ini Jawa Timur menorehkan geliat mengaduk semangat menjemput mandat pemegang kuasa yang kini sedang ditimang dapat tinggal di Gedung Negara Grahadi. Pilgub Jatim mengg...
Jumat, 13 Oktober 2017 13:51 WIB
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie MAg. . .   Subhaana alladzii asraa bi’abdihi laylan mina almasjidi alharaami ilaa almasjidi al-aqshaa alladzii baaraknaa hawlahu linuriyahu min aayaatinaa innahu huwa alssamii’u albashiiru (1).Nama surah ...
Minggu, 24 September 2017 04:49 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Rabu, 20 September 2017 12:08 WIB
VANCOUVER, BANGSAONLINE.com - Penyanyi pop muslim Mozhdah Jamalzadah membuat kegaduhan warganet dengan memosting foto selfie dengan latar belakang monitor yang menggambarkan adegan film bokep.Dia pun langsung dikutuk oleh fansnya. Mereka sang...