Hal ini, kata Joko Triono, membuktikan bahwa Pemkab Jombang mampu mempertahankan kompetensinya dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Penghargaan WTP untuk laporan keuangan daerah artinya tak sepeserpun anggaran yang diselewengkan oleh Pemkab Jombang. Oleh karena itu saya menyampaikan selamat dan prestasi ini harus terus dipertahankan,” ujarnya.
Dijelaskan oleh Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko, ditorehkannya predikat WTP dari BPK RI merupakan hasil kerja keras dari semua jajaran aparatur Pemkab. Mulai dari tingkat organisasi pemerintah daerah sampai tenaga teknis yang bertugas untuk menyusun laporan keuangan sesuai ketentuan stadarisasi akuntansi pemerintah.
“Opini WTP dari BPK ini akan menjadi motivasi bagi kami dan seluruh instansi pemerintahan di Kabupaten Jombang untuk terus menyempurnakan laporan keuangan secara baik dan transparan,” jelasnya.
Tak lupa, Bupati Nyono pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran birokrasi, DPRD, aparat penegak hukum, dunia usaha, lembaga sosial, tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat atas peran serta kerjasama dan dukungannya terhadap pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Jombang
“Atas nama Pemkab Jombang, saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung sehingga tahun ini laporan keuangan Pemkab Jombang kembali meraih opini yang baik dari BPK yakni opini Wajar Tanpa Pengecualian,” kata Bupati Nyono Suharli usai acara penerimaan penghargaan WTP. (rom)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




