Sabtu, 21 April 2018 16:50

Dipindah sebagai Camat Kerek, Kasmoeri Ditolak Para Kades

Jumat, 19 Mei 2017 18:51 WIB
Wartawan: Suwandi
Dipindah sebagai Camat Kerek, Kasmoeri Ditolak Para Kades
Pelantikan pejabat Pemkab di pendopo krido manunggal Tuban. foto: SUWANDI/ BANGSAONLINE

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Bupati Tuban H Fathul Huda resmi melakukan rotasi atau mutasi sejumlah pejabat pemkab, di Pendopo Krido Manunggal Tuban, Jum’at (19/5). Pejabat yang dimutasi meliputi Camat, Sekcam, Kabid dan Kasubbag hingga beberapa Kasi di tingkat kecamatan.

Dalam mutasi tersebut ada 2 camat yang dirotasi, di antaranya Camat Kerek, Rohman Ubaid, dipindah tugas sebagai Camat Jenu. Sedangkan, mantan Camat Jenu, Kasmoeri dipindah sebagai Camat Kerek. Namun, kepindahan Kasmoeri ternyata membawa polemik dan persoalan. Sebab, dikabarkan ia ditolak oleh para kades di kecamatan Kerek.

Salah satunya diungkapkan Kepala Desa Karanglo, Sunandar. “Intinya kami menolak dia (Kasmoeri, Red) karena memiliki catatan merah ketika berada di Kecamatan Jenu,” ujar, Sunandar kepada BANGSAONLINE.com

Sunandar menjelaskan raport merah Kasmoeri yakni karena ia kurang peduli terhadap kades. "Kades di Kerek menginginkan sosok camat yang ringan tangan, transparan dan mau bekerja. Bukan camat yang tidak pro dengan kepala desa atau tak care. Kami berharap pemkab mempertimbangkan lagi keputusanya dalam menaruh dia sebagai Camat Kerek," ujarnya.

Senada disampaikan Ketua Asosiasi Kepala Desa Kecamatan (AKD) Kerek, Rumadi. Ia menegaskan Kades se-Kecamatan Kerek yang berjumlah 17 orang menolak kepindahan Kasmoeri ke Kerek. Bahkan, kata Rumadi, ke-17 kades sudah sepakat untuk melakukan protes ke Bupati.

“Insya Allah hari Senin kami mau menghadap pak Bupati mas, agar ada solusi dan kalau bisa jangan dia,” tutur Rumadi.

"Kita pengen camat yang loyal, mau bekerja dan transparansi terhadap kades. Terlebih, dapat bekerja sama dan 'ngemong' agar kades juga dapat bekerja lebih giat. Intinya kami menolak Kasmoeri ditempatkan di Kerek," imbuhnya.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kabag Humas Pemkab Tuban Agus Wijaya menyarankan agar para kades menemui Sekda. “Hasilnya seperti apa (pertemuan dengan Sekda, red), ya itu yang perlu disepakati bersama,” tandasnya. (wan/rev)

Kamis, 19 April 2018 18:28 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEBAT perdana Kandidat Gubernur Jawa Timur telah dihelat 10 April 2018 lalu dan terus mengiangkan diksi dan intonasi kata “kemiskinan” selama saya mengikutinya dalam perjalanan. Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil E...
Senin, 19 Maret 2018 19:42 WIB
Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .      Wa-aataynaa muusaa alkitaaba waja’alnaahu hudan libanii israa-iila allaa tattakhidzuu min duunii wakiilaan (2).Dzurriyyata man hamalnaa ma’a nuuhin innahu kaana ‘abdan syakuuraa...
Sabtu, 21 April 2018 12:32 WIB
Assalamualaikum Ustad, saya ingin bertanya. Bapak saya punya saudara laki-laki dan dia punya cucu perempuan, apakah boleh saya menikahinya. Mohon di jawab. Waalaikumsalam.(Muhammad Tesan, Netizen)Jawab:Status hubungan keluarga di atas adalah sudah ...
Jumat, 20 April 2018 23:01 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Ngawi dikenal mempunyai Alas Srigati atau Alas Ketonggo yang terletak 12 Km arah selatan dari kota. Menurut masyarakat Jawa, Alas Ketonggo merupakan salah satu wilayah angker atau ‘wingit’ di tanah Jawa.Ha...