Tangkapan layar video saat upaya evakuasi balita
LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Seorang balita di Lamongan terkunci di dalam mobil dan sempat memicu kepanikan
Sang malang itu akhirnya terselamatkan setelah Damkar Lamongan turun tangan untuk mengatasinya.
BACA JUGA:
- Siaga Musim Kering, Pemkab Lamongan Serahkan Bantuan 328 Alsintan dan 3 Combine Harvester dari Pusat
- Libur Panjang Iduladha, KAI Catat Stasiun Lamongan Layani Lebih dari 7.200 Penumpang
- Stadion Surajaya Rusak di Sejumlah Titik, Disbudporapar Lamongan Ajukan Perbaikan ke Kementerian PU
- Eks Kepala UPT Bantah Isu Jual-Beli Kios Pasar Hewan Bakalanpule Lamongan
Peristiwa bermula saat rombongan sekeluarga naik mobil bernopol N 1985 MF berniat belanja kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Sidomulyo, Minggu (3/8/2025).
Peristiwa itu terjadi sekirapukul 17.30 WIB. Saat itu, sang ibu sedang berbelanja. Balita itu tengah tertidur bersama ayahnya menunggu di dalam mobil.
Tak berselang lama, sang ayah keluar mobil untuk merokok dan meninggalkan sang anak di dalam mobil dengan kondisi mesin menyala.
Usai merokok, sang ayah baru menyadari bahwa mobilnya terkunci otomatis dengan anaknya yang masih tertidur nyenyak di dalam mobil padahal mesin masih menyala. Kepanikan pun terjadi.
"Karena berulang kali usaha membuka pintu gagal akhirnya inisiatif memanggil petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Lamongan," kata salah satu anggota Damkar Lamongan yang ikut proses evakuasi, Iksan, Senin (4/8/2025).
Kejadian itu diwarnai kepanikan orang tua ditambah anak yang masih balita menangis sejadi-jadinya. Di sisi lain, sang ibu menangis histeris karena takut anaknya keracunan gas Co2 yang dikeluarkan dari pendingin udara mobil. Sementara evakuasi sempat terkendala karena pemilik tak mau mobilnya rusak.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





