Diduga Patah Hati, Aksi Pria di Lamongan Hendak Lompat ke Bengawan Solo Digagalkan

LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Aksi seorang pria yang diduga hendak mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, berhasil digagalkan anggota Polsek Karanggeneng bersama warga, Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Pria tersebut diketahui berinisial RA (33), warga Dusun Sidomulyo, Desa Gaji, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.

Beruntung, sebelum sempat melompat ke aliran Sungai Bengawan Solo, RA berhasil diamankan petugas yang datang ke lokasi setelah menerima laporan warga

Kapolsek Karanggeneng, Iptu Sofian Ali membenarkan peristiwa penyelamatan tersebut.

"Pada hari Jumat, 26 Juni 2026 sekitar pukul 14.25 WIB, petugas kami mendapatkan laporan dari warga mengenai adanya seorang laki-laki yang berdiri di tepi Jembatan Karanggeneng dan diduga hendak melompat ke aliran Sungai Bengawan Solo," ujar Iptu Sofian Ali.

Mendapat laporan itu, petugas kepolisian langsung menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas mendapati RA berada di tepi Jembatan Karanggeneng dan diduga hendak melompat ke Sungai Bengawan Solo.

Dengan dibantu warga sekitar, anggota Polsek Karanggeneng kemudian membujuk RA agar menjauh dari pembatas jembatan sebelum akhirnya berhasil mengamankannya.

"Setelah berhasil kami bujuk, laki - laki tersebut, kami bawa ke Mapolsek Karanggeneneng demi menjaga keselamatannya," ujarnya.

Setelah dibawa ke Mapolsek Karanggeneng, petugas melakukan pendekatan secara persuasif dan meminta keterangan dari RA maupun saksi di lokasi. Berdasarkan hasil pendalaman, peristiwa itu bermula saat RA berboncengan sepeda motor bersama kekasihnya.

Di tengah perjalanan, keduanya terlibat cekcok hingga akhirnya RA ditinggalkan oleh kekasihnya.

"Setelah kami ajak berkomunikasi, yang bersangkutan mengaku merasa putus asa setelah putus cinta dengan kekasihnya," tambah Kapolsek.

Petugas kemudian memberikan pendampingan psikologis untuk menenangkan kondisi emosional RA.

"Setelah situasi psikisnya dinilai kembali stabil dan kondusif, kami membantu RA untuk melanjutkan perjalanannya menuju Surabaya dengan menggunakan moda transportasi Bus Transjatim," pungkasnya.