Senin, 19 Agustus 2019 13:39

Zakir Naik Ceramah di Gontor Beber Dua Cara Tekan Angka Kriminalitas, Pemuda Kediri Masuk Islam

Kamis, 06 April 2017 04:53 WIB
Wartawan: Yahya
Zakir Naik Ceramah di Gontor Beber Dua Cara Tekan Angka Kriminalitas, Pemuda Kediri Masuk Islam
Seorang pemuda dari Kediri mencium tangan Zakir Naik.

PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Pendakwah Islam internasional dari Mumbai, India, Dr Zakir Naik, memberikan kuliah umum dengan tema “Religion in Right Perspective“ di hadapan 15.000 warga Jawa Timur. Acara ini digelar di halaman gedung utama Kampus Unida Gontor, Selasa (4/4) malam.

Hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda Ponorogo, TNI, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar, mahasiswa, dan sekitar 50 warga nonmuslim.

Dalam ceramahnya, Zakir Naik menekankan bahwa Islam dengan ajarannya dapat menekan angka kriminalitas melalui dua amalan saja. Zakir Naik menyebut, amalan yang pertama adalah menerapkan zakat secara disiplin. Menurutnya, di berbagai negara pencurian dan perampokan terjadi akibat adanya kesenjangan ekonomi.

"Tapi coba kalau semua orang menyisihkan uangnya 2,5 persen saja, pasti angka kriminalitas itu turun," ungkapnya.

Dia sempat menyayangkan sikap banyak orang, termasuk muslim di Indonesia yang memandang Amerika Serikat sebagai negara yang lebih dalam segala hal. Padahal, di sana tingkat kriminalitas dan pencurian serta perampokan sangat tinggi.

Syariat kedua adalah tuntunan soal berhijab. Dia mengatakan, berhijab sebenarnya bukan hanya untuk perempuan, tapi juga untuk para lelaki muslim, yaitu perintah untuk menundukkan pandangan. Untuk perempuan muslim jelas sekali bahwa hijab adalah menutupi tubuh hingga hanya bagian telapak tangan saja yang terlihat.

"Buat apa? Hijab mencegah kejahatan pemerkosaan. Coba, kalau ada dua perempuan kembar yang sama cantik. Satunya pakai baju ala Barat yang serba terbuka dan satunya berhijab, lalu keduanya melintas di tengah lapangan ini. Mana yang akan dilirik? Tentu yang baju ala Barat, kan?," ujarnya.

Dari situ, lanjutnya, tidak salah bila memang baju yang serba terbuka itu menjadi pemicu tingginya angka kejahatan pemerkosaan. Bahkan, di Inggris, orang sudah menyebut bahwa perempuan yang berbaju terbuka adalah pemicu pemerkosaan.

"Di sana bahkan sebagian orang ingin melempari orang-orang yang berbaju seperti itu. Jadi, hijab jelas akan menurunkan angka kejahatan," jelasnya.

Sementara dalam sesi tanya jawab, seorang pemuda dari Kediri, Anthony, menyatakan bahwa dirinya beragama Kristen karena Nabi Isa atau Yesus akan bangkit kembali di akhir zaman.

Menanggapi statement pemuda tersebut, Zakir Naik menerangkan bahwa kebangkitan Isa atau Yesus di akhir jaman tidaklah sebagai nabi atau pembawa ajaran baru. Namun mengikuti syariat yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.

“Selain itu Yesus akan menjelaskan bahwa dirinya bukan sebagai Tuhan dan tidak meminta untuk disembah,” tegas Zakir Naik.

Mendengar jawaban itu, pemuda tersebut spontan bersaksi dan bersyahadat masuk Islam dalam forum dan disaksikan oleh 15.000 hadirin. (yah/rd)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...