Senin, 14 Oktober 2019 18:54

Petugas Pengamanan Bandara Juanda Gagalkan Penyelundupan 7800 Benih Lobster

Senin, 03 April 2017 23:18 WIB
Wartawan: Catur A Erlambang
Petugas Pengamanan Bandara Juanda Gagalkan Penyelundupan 7800 Benih Lobster
Barang bukti berupa lobster ditunjukkan oleh petugas.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Satuan Petugas Pengamanan Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo berhasil menggagalkan sekitar 7800 ekor benih lobster diduga jenis pasir atau mutiara senilai Rp 780 juta.

Ribuan benih lobster diduga berasal dari pesisir pantai selatan di wilayah Jawa Timur dibawa seorang penumpang pesawat Citilink dengan nomer penerbangan QG 923 dengan tujuan Surabaya ke Batam yang bernama Harsono (35) warga Bandung. Rencananya, akan diekspor ke Vietnam.

Upaya penyelundupan berhasil digagalkan oleh petugas pada saat penumpang tersebut saat memasuki pintu X-Ray. Petugas Bandara mencurigai kemasan yang menggunakan spon serabut dalam keadaan basah yang dimasukan dalam koper.

Menurut Danlanudal Bandara Juanda Surabaya Kolonel Laut P. Edwin menyatakan penyelundupan benih lobster sudah beberapa kali terjadi. Kejadian ini serupa dengan kejadian pada minggu yang lalu.

"Cara penyelundupannya sama dan modusnya juga sama dengan pelaku lain minggu yang lalu," kata Kolonel Laut P. Edwin Danlanudal Bandara Juanda Surabaya pada wartawan di pos Penjagaan di T1, Senin (03/04).

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 7.800 benih lobster yang dikemas dibagi 13 rol kantung plastik yang di dalam kantung tersebut terdapat enam ribu bibit lobster. Kantung plastik itu dimasukan dalam koper ditutupi barang bawaan seperti pakaian.

Kolonel Laut Edwin menjelaskan, dari pengakuannya, pelaku hanya dititipi salah satu temannya AGS asal Surabaya yang saat ini ditetapkan sebagai DPO, pelaku sengaja datang dari Bandung, setelah mendapatkan barang rencana akan langsung ke Batam.

"Sampai saat ini petugas terus melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, untuk mengembangan mencari tersangka lain dan benih lobster di duga akan di eksport ke Vietnam," pungkasnya. (cat/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Senin, 14 Oktober 2019 10:04 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Rayap, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI), mengandung dua arti. Pertama, rayap adalah serangga (seperti semut) berwarna putih tidak bersayap. Kedua, rayap berarti orang yang mengeruk kantong orang lain.Dalam berbagai ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...