Minggu, 26 Mei 2019 15:11

Banyak Penderita TB di Madiun yang Belum Terungkap

Rabu, 22 Maret 2017 23:51 WIB
Wartawan: Hendro
Banyak Penderita TB di Madiun yang Belum Terungkap
Ehud, Kepala Dinas Kesehatan bersama Kepala Puskesmas Kartoharjo Magetan, dr Heni Widiastuti.

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Kepala Dinas Kesehantan Magetan Ehud saat peringatan Hari Tuberculosis (TB) di Kecamatan Kartoharjo mengatakan, data penderita TB di Magetan ada 640 orang. Namun masih banyak data penderita TB yang belum terungkap. Untuk itu, salah satu bentuk kepedulian dari Pemkab Magetan adalah program screning pada usia produktif 15 sampai dengan 59 tahun sehingga jika terdeksi bisa segera diobati.

“Data penderita TB ada 640, tapi saya yakin data itu masih bisa bertambah. Oleh karena itu, kita akan lakukan program screning pada usia produktif 15 sampai dengan 59 tahun sehingga jika terdeksi bisa segera diobati. Tiap puskesmas sudah ada obat untuk TB yang manjur, tapi untuk kemampuan pengawas minum obat (PMO) sendiri harus ditingkatkan, karena pengobatan ini sampai 6 bulan, jika putus maka akan jadi resisten atau kebal,” ujar Ehud, Rabu (22/3).

Tuberculosis (TB) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh basil Mycobacterium tuberculosis dan menjadi masalah kesehatan yang serius. Tercatat, World Health Organization (WHO) pada tahun 1992 mencanangkan Tuberculosis sebagai global emergency.

Meskipun begitu, pasien Tuberculosis (TB) tidak perlu cemas karena penyakitnya dapat disembuhkan. Masyarakat diharapkan dapat segera memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit. Untuk diagnosa awal pengobatan diberikan gratis. Bagi pasien TB yang masuk dalam program semua pengobatan ditanggung pemerintah.

Kepatuhan menjalani pengobatan secara teratur selama enam bulan dan rutin meminum obat justru menjadi kunci keberhasilan penyembuhan pasien TB. Karena jika hal tersebut tidak dilakukan, maka penyakit TB ini akan menjadi Tuberculosis Multi Drug Resistant (TB-MDR) yang kebal obat.

Kepala Puskesmas Kartoharjo dr Heni Widiastuti diakhir acara Ketuk Pintu 1000 rumah memberikan tips untuk terhindar dari TB, yaitu dengan menjaga lingkungan rumah yang harus selalu bersih, makan dengan makanan yang bergizi, pastikan di rumah ventilasi udaranya lancar.

“Untuk terhindar dari penyakit TB ya harus menjaga lingkungan rumah yang harus selalu bersih, makan dengan makanan yang bergizi. Pastikan di rumah ventilasi udaranya lancar,” pesan Heni. (hen/rd)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...