Warga Desa Candi Burung saat demo di depan Mapolres. foto: ERI SUGIANTO/ BANGSAONLINE
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Ratusan warga Desa Candi Burung, Kecamatan Proppo, Pamekasan, demo ke Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Pamekasan, terkait penyelewengan raskin oleh kepala desa, Selasa (28/02).
Massa menuntut agar Kepala Desa (Kades) Candi Burung, Fauzan ditahan karena telah tertangkap oleh aparat kepolisian, saat melakukan penyelewengan beras untuk masyarakat miskin (Raskin).
BACA JUGA:
- Ini Kata Dishub Pamekasan soal Tudingan Jukir Minta Uang ke Kendaraan Berstiker Parkir Berlangganan
- Tarik Sumbangan Rp150 Ribu ke Lembaga untuk Karnaval, Camat Larangan Diduga Lakukan Pungli
- Kajari Pamekasan Janji Tindaklanjuti Dugaan Pungli Dana BOP TK di Kecamatan Pademawu
- Kasus Penyelewengan Raskin di Desa Larangan Tokol Pamekasan, Kejari Kantongi Nama Tersangka
“Kami menuntut kasus penyelewengan raskin didesa Candi burung segera diselesaikan, padahal sudah ketangkap basah oleh aparat kepolisian saat mau menjual raskin, kok sampai saat ini pelaku belum ditangkap?,” ujar Jufri, satu warga.
Masyarakat Desa Candi Burung meminta pihak kepolisian segera memroses pelaku sesuai hukum, pasalnya selain merugikan warga juga merugikan negara.
“Kasus ini sudah berjalan hampir 10 bulan, tolong segera ditangkap, jangan main-main dengan kasus raskin yang milik orang tidak punya,” koar Jufri yang juga korlap aksi.
Desakan warga muncul setelah anggota Polsek Proppo, menggerebek rumah Hasin (45), Kaur Kesra Desa Candi Burung, Kecamatan Proppo, Jumat (22/4/2016) sekitar pukul 13.00 wib. Hasin diduga hendak menyelewengkan beras Bulog untuk rakyat miskin (raskin).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




