Senin, 18 Januari 2021 13:33

Polisi Temukan 3 Penyandang Dana Kasus Makar, Ratna Sarumpaet Minta Petinggi FPI Diperiksa

Sabtu, 24 Desember 2016 05:03 WIB
Polisi Temukan 3 Penyandang Dana Kasus Makar, Ratna Sarumpaet Minta Petinggi FPI Diperiksa
Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan memberikan keterangan.

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Polda Metro Jaya terus menelusuri aliran dana terkait kasus makar beberapa waktu lalu. Kini, penyidik sudah mencium adanya 3 orang yang disebut-sebut penyandang dana.

"Dana, dana ada nanti kita akan sampaikan," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan, usai menghadiri pemusnahaan di Bea Cukai, Jakarta Timur, dilansir Merdeka.com, Jumat (23/12).

"Ada tiga orang," sambungnya.

Sayangnya, Iriawan masih enggan membuka ketiga orang dimaksud serta berapa jumlah dana yang digelontorkan untuk aksi bela Islam jilid III lalu.

"Sementara kita belum bisa jelaskan ya," pungkasnya.

Seperti diketahui, 12 tokoh telah diamankan pihak kepolisian. Delapan orang diduga akan melakukan makar, tiga orang diduga melanggar Undang-Undang ITE, dan satu orang diduga telah melakukan penghinaan terhadap penguasa yakni Ahmad Dhani.

Pihak kepolisian menduga musisi sekaligus calon Wakil Bupati Bekasi Ahmad Dhani terlibat kasus dugaan makar. Saat ini Dhani dituduh terlibat kasus penghinaan terhadap kepala negara.

"Makarnya masuk. (Keterlibatan Dhani) sudah masuk dugaan makar," kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan.

Dia enggan menjelaskan dengan rinci soal keterlibatan Dhani dalam kasus dugaan makar yang telah menetapkan delapan tokoh sebagai tersangka.

Sebelumnya, Iriawan menduga adanya aliran dana yang disebut guna melakukan makar. Untuk itu, kepolisian akan melakukan kerjasama dengan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK).

"Pasti itu mah (kerjasama PPATK)," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, dikutip dari Merdeka.com.

Dalam sebuah gambar yang beredar disosial media, Tommy Soeharto disebut-sebut sebagai penyandang terbesar. Namun, pihak kepolisian tidak ingin ambil kesimpulan terlebih dahulu.

"Di medsos belum tahu asli atau tidak, dan perlu dikroscek. Itu bagian dari informasi memang dan polisi tetap melihat itu," ujarnya.

Sementara Ratna Sarumpaet membantah tudingan dirinya terlibat dalam kasus dugaan makar. Ketua Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) itu meminta pihak Polda Metro Jaya memeriksa Habib Husein Alatas yang merupakan salah satu petinggi FPI.

Menurut Ratna pemanggilan Habib Husein Alatas penting karena dia juga hadir dalam pertemuan di Kalijodo. Keterangan dari Habib terkait kasus dugaan makar yang menjerat Ratna sangat dibutuhkan.

Ratna Sarumpaet mengaku sudah meminta pengacaranya untuk mempersoalkan hal itu. Dia menyebut Habib sudah ditelpon oleh pihak kepolisian namun belum dilakukan pemanggilan.

Tidak hanya meminta penyidik untuk memanggil Habib Husein Alatas, Ratna Sarumpaet juga meminta sekretaris pribadinya yakni Meva juga dipanggil untuk menjadi saksi yang meringankannya. Saat pertemuan itu, Ratna mengaku datang bersama dengan Meva.

Dengan pemanggilan dua saksi itu menurut Ratna sudah cukup menjadi alibinya bahwa dia tidak terlibat dengan dugaan makar. Menurut Ratna polisi bisa saja melakukan kesalahan termasuk salah tangkap.

Jika memang salah tangkap, menurut Ratna, pihak kepolisian harus mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyeleidikan (SP3) mengenai kasus dugaan makar terhadapnya. Ratna kembali menegaskan tidak ada orang super benar, meski polisi, pasti masih bisa melakukan kesalahan.

Sebelumnya Ratna Sarumpaet telah diperiksa oleh tim penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Kamis 22 Desember 2016. Pemeriksaan berlangsung dari pukul 10.00 sampai pukul 18.00 WIB.(merdeka.com)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...