Selasa, 16 Januari 2018 16:49

RGS Ajak Masyarakat Guyub Jaga Kerukunan NKRI

Jumat, 23 Desember 2016 10:05 WIB
Editor: nur syaifudin
Wartawan: suhud
RGS Ajak Masyarakat Guyub Jaga Kerukunan NKRI
Pendiri RGS Kabupaten Gresik, H. M. Khozin Ma'sum, bersama putranya Taufik Muhamad saat bersama pengasuh Ponpes Sunan Drajat Prof. KH. Abdul Ghofur. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pendiri RGS (Relawan Gerakan Sosial) Kabupaten Gresik, H. M. Khozin Ma'sum, prihatin dengan ancaman disintegrasi NKRI. Ancaman disintegrasi salah satunya indikasinya ialah ditangkapnya beberapa orang kenamaan dengan tuduhan makar.

"Dengan kerendahan hati, RGS mengajak semua komponen bangsa untuk guyub menjaga keutuhan NKRI," kata Khozin Ma'sum kepada BANGSAONLINE.com, Jumat (23/12).

Ditegaskan Khozin, tanpa adanya keguyuban, kekompakan semua masyarakat, semua komponen bangsa, maka sangat mustahil negara Indonesia yang sudah diperjuangkan dengan taruhan nyawa oleh para pejuang dan para pahlawan, akan berjalan dengan baik.

"Kami sadar bahwa pro kontra terhadap kepemimpinan Jokowi-JK jelas ada. Tapi, mari kita tanggalkan prasangka tidak baik demi kebersamaan, demi keutuhan NKRI," ajak Bendahara Umum DPP Bakuppi (Dewan Pimpinan Pusat Badan Kerjasama Ulama dan Pengasuh Ponpes Indonesia) ini.

Khozin mengaku bangga dengan didikan yang diajarkan oleh pendiri bangsa, tokoh-tokoh bangsa terkait kehidupan berbangsa dan bernegara dengan menjunjung tinggi toleransi. Dengan modal itu, bangsa Indonesia yang didiami berbagai suku, ras, golongan, agama, dan komponen organisasi kemasyarakatan maupun organisasi politik, bisa guyub rukun hingga saat ini.

"Untuk itu, kebersamaan dan kerukunan seperti ini harus bisa kita jaga dan pertahankan hingga anak cucu kita," terang cucu KH. Abdul Karim ini.

Untuk itu, Khozin mengajak semua komponen bangsa agar guyub bersama-sama membantu pemerintahan yang sah untuk membangun bangsa. "Sehingga, bangsa Indonesia makin besar," katanya.

"Tanpa adanya kekompakan dan kerukunan, sangat mustahil pembangunan dan kebesaran Indonesia bisa diwujudkan," sambung dia.

Khozin meminta kekompakan, keberagaman dan keguyuban bangsa Indonesia yang sudah terbangun selama ini tidak tercerai berai. "Sebab, kalau hal itu terjadi bangsa Indonesia bisa sangat mudah dikoyak, diadu domba dan dihancurkan kelompok maupun bangsa lain," pungkasnya. (hud/ns)

Oleh: Suparto Wijoyo
Rabu, 10 Januari 2018 09:41 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SELAMA 93 TAHUN, nyaris seabad, rentang waktu yang membentang membukakan pintu rahasia untuk membaca suksesi kepemimpinan yang tengah dipentaskan. Lorong kisah perebutan genggam otoritas dari tahun 1200-1293 menggelarkan tikar re...
Sabtu, 13 Januari 2018 23:58 WIB
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . . Subhaana alladzii asraa bi’abdihi laylan mina almasjidi alharaami ilaa almasjidi al-aqshaa alladzii baaraknaa hawlahu linuriyahu min aayaatinaa innahu huwa alssamii’u albashiiru (1)."Subhaana alladzii as...
Oleh: Dr. KH. Imam Ghazali Said., MA
Sabtu, 13 Januari 2018 10:54 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 11 Januari 2018 12:13 WIB
LONDON, BANGSAONLINE.com - Charlotte Crosby memamarkan payudara hasil olahan ‘ketok magic’ yang semula nyaris datar, kini menjadi menyembul luar biasa.Charlotte Crosby mengejutkan jutaan penggemarnya dengan foto selfie terbarunya dalam kondisi pa...