Selasa, 25 Juli 2017 11:42

RGS Ajak Masyarakat Guyub Jaga Kerukunan NKRI

Jumat, 23 Desember 2016 10:05 WIB
Editor: nur syaifudin
Wartawan: suhud
RGS Ajak Masyarakat Guyub Jaga Kerukunan NKRI
Pendiri RGS Kabupaten Gresik, H. M. Khozin Ma'sum, bersama putranya Taufik Muhamad saat bersama pengasuh Ponpes Sunan Drajat Prof. KH. Abdul Ghofur. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pendiri RGS (Relawan Gerakan Sosial) Kabupaten Gresik, H. M. Khozin Ma'sum, prihatin dengan ancaman disintegrasi NKRI. Ancaman disintegrasi salah satunya indikasinya ialah ditangkapnya beberapa orang kenamaan dengan tuduhan makar.

"Dengan kerendahan hati, RGS mengajak semua komponen bangsa untuk guyub menjaga keutuhan NKRI," kata Khozin Ma'sum kepada BANGSAONLINE.com, Jumat (23/12).

Ditegaskan Khozin, tanpa adanya keguyuban, kekompakan semua masyarakat, semua komponen bangsa, maka sangat mustahil negara Indonesia yang sudah diperjuangkan dengan taruhan nyawa oleh para pejuang dan para pahlawan, akan berjalan dengan baik.

"Kami sadar bahwa pro kontra terhadap kepemimpinan Jokowi-JK jelas ada. Tapi, mari kita tanggalkan prasangka tidak baik demi kebersamaan, demi keutuhan NKRI," ajak Bendahara Umum DPP Bakuppi (Dewan Pimpinan Pusat Badan Kerjasama Ulama dan Pengasuh Ponpes Indonesia) ini.

Khozin mengaku bangga dengan didikan yang diajarkan oleh pendiri bangsa, tokoh-tokoh bangsa terkait kehidupan berbangsa dan bernegara dengan menjunjung tinggi toleransi. Dengan modal itu, bangsa Indonesia yang didiami berbagai suku, ras, golongan, agama, dan komponen organisasi kemasyarakatan maupun organisasi politik, bisa guyub rukun hingga saat ini.

"Untuk itu, kebersamaan dan kerukunan seperti ini harus bisa kita jaga dan pertahankan hingga anak cucu kita," terang cucu KH. Abdul Karim ini.

Untuk itu, Khozin mengajak semua komponen bangsa agar guyub bersama-sama membantu pemerintahan yang sah untuk membangun bangsa. "Sehingga, bangsa Indonesia makin besar," katanya.

"Tanpa adanya kekompakan dan kerukunan, sangat mustahil pembangunan dan kebesaran Indonesia bisa diwujudkan," sambung dia.

Khozin meminta kekompakan, keberagaman dan keguyuban bangsa Indonesia yang sudah terbangun selama ini tidak tercerai berai. "Sebab, kalau hal itu terjadi bangsa Indonesia bisa sangat mudah dikoyak, diadu domba dan dihancurkan kelompok maupun bangsa lain," pungkasnya. (hud/ns)

Sabtu, 22 Juli 2017 18:23 WIB
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie MAg. . .   Ayat kaji kemarin (125) mengangkat soal tiga cara berdakwah, yakni: al-hikmah, al-mau'idhah al-hasanah dan mujadalah husna. Meski pemaknaan Idul Fitri dulu pernah dibahas, kini disempurnakan sebaga...
Rabu, 19 Juli 2017 13:09 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Selasa, 25 Juli 2017 10:05 WIB
LONDON, BANGSAONLINE.com - Rihanna tampil dengan belahan dada rendah, yang menyebabkan sekitaran 60 persen buah dadanya menyembul. Mak plenuk! Ini penampilan Rihanna saat menghadiri pemutaran perdana di London, untuk film yang dibintangnya, Valeri...