Kamis, 24 September 2020 06:21

Bawa Satu Truk Kayu Mahoni Tanpa Surat Lengkap, Dua Warga Malang Dibekuk di Jombang

Rabu, 09 November 2016 15:54 WIB
Wartawan: Romza
Bawa Satu Truk Kayu Mahoni Tanpa Surat Lengkap, Dua Warga Malang Dibekuk di Jombang
Dua tersangka yang ditahan petugas karena kedapatan membawa satu truk kayu mahoni tanpa dokumen lengkap. foto: ROMZA/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com – Dua orang warga Kabupaten Malang, masing-masing Yudha Hartono (34) asal Desa/Kecamatan Kalipare dan Abdul Hamid (39) asal Desa Bringin, Kecamatan Wajak diringkus jajaran Polres Jombang saat kedapatan membawa satu truk kayu mahoni tanpa dilengkapi dokumen resmi, Selasa (8/11) kemarin.

Selain mengamankan dua tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa 31 batang kayu mahoni gelondongan diameter 30 sampai 50 sentimeter sepanjang 210 sentimeter. Serta uang Rp 900 ribu dan truk Mitsubishi Fuso tronton nopol AG-8864-UM yang dikendarai tersangka.

Kasubbag Humas Polres Jombang, Iptu Subadar mengatakan, awalnya pihaknya mendapat informasi dari masyarakat tentang truk Mitsubishi Fuso tronton nopol AG-8864-UM yang mengangkut kayu mahoni tanpa dilengkapi surat-surat yang sah.

Berbekal informasi itu petugas kemudian melakukan pengintaian terhadap truk tersebut.

Saat akan memasuki pabrik Sengfong di Desa Tunggorono, Kecamaatan Jombang truk tersebut dicegat petugas untuk dicek surat-suratnya. Benar saja, dua tersangka ternyata tidak bisa menunjukkan surat-surat itu kepada petugas.

“Karena tidak dapat menunjukkan surat keterangan atas kayu yang dibawa, dua tersangka akhirnya kami amankan ke Mapolres Jombang. Sementara truk beserta kayunya kami bawa ke kantor Satlantas,” ujar Subadar, Rabu (9/11) siang.

Dari hasil pemeriksaan petugas, kedua tersangka mengaku kayu-kayu yang dibawanya akan dibawa ke PT Sengfong.

Akibat perbuatannya, kini kedua tersangka ditahan di hotel prodeo Polres Jombang. “Para tersangka dijerat pasal 83 ayat 1 huruf b juncto pasal 12 huruf e UU Nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan. Dengan ancaman minimal 1 tahun penjara, dan maksimal 15 tahun penjara,” pungkas Subadar. (rom/ony/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Selasa, 15 September 2020 13:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Jumat, 11 September 2020 09:50 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...