Bupati Fandi Akhmad Yani bersama pejabat Forkopimda saat memberangkatkan mudik gratis. foto: ist.
GRESIK,BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberangkatkan 750 pemudik dalam program mudik gratis 2026 ke 19 daerah tujuan di Jawa Timur, Rabu (18/3/2026).
Pemberangkatan dilakukan di halaman Kantor Pemkab Gresik dengan menggunakan 15 armada bus yang melayani tujuh rute perjalanan.
Ketujuh rute tersebut adalah: Gresik-Situbondo-Banyuwangi, Gresik-Pasuruan-Probolinggo-
Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menghadirkan layanan yang sesuai kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Selain membantu warga pulang kampung tanpa biaya, program ini juga diharapkan membuat perjalanan lebih aman, nyaman, dan tertata.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan, program tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat.
"Momentum mudik gratis ini menandakan Pemerintah Kabupaten Gresik hadir secara langsung di tengah masyarakat, untuk membantu masyarakat merayakan hari raya di kampung halaman. Harapannya, mudik ini berjalan lancar, para peserta selamat sampai tujuan, dan bisa berlebaran bersama keluarga di kampung halaman," kata Bupati.
Ia mengapresiasi dukungan sejumlah pihak yang ikut berkontribusi dalam pelaksanaan program ini.
Kolaborasi tersebut dinilai menjadi penguat agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
"Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut membantu dan berkontribusi. Mudah-mudahan ini menjadi kontribusi nyata untuk masyarakat Kabupaten Gresik dalam pelaksanaan mudik gratis tahun ini," terangnya.
Bupati juga mengingatkan para peserta untuk memastikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggal mudik, mulai dari memeriksa aliran listrik hingga memastikan kompor sudah dimatikan.
Untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan perjalanan, Pemerintah Kabupaten Gresik juga menyediakan booth pemeriksaan kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik bagi para pemudik sebelum keberangkatan.
Layanan ini dimanfaatkan untuk memastikan kondisi kesehatan peserta tetap prima sebelum menempuh perjalanan ke kampung halaman.
Salah satu peserta mudik gratis, Alfia, mengaku baru pertama kali mengikuti program ini. Ia yang mudik dengan tujuan Blitar menyebut layanan tersebut sangat membantu, terlebih menjelang Lebaran ketika kebutuhan keluarga meningkat.
"Ini pertama kali saya ikut program mudik gratis. Sangat terbantu, apalagi menjelang Lebaran kebutuhan banyak. Busnya juga nyaman, jadi perjalanan terasa lebih enak," ungkapnya (hud/van)





















